11 Ciri-Ciri Cinta Mulai Pudar

Hubungan asmara yang terjalin antara pria dan wanita merupakan salah satu fitrah kehidupan yang bisa saja terjadi bahkan dalam jangka waktu yang cukup lama. Namun sayangnya waktu bukanlah jaminan yang bisa memastikan bahwa hubungan asmara yang dijalin akan menjadi awet dan langgeng hingga sampai pada jenjang yang serius. Karena tidak sedikit sepasang kekasih yang walaupun sudah lama menjalin hubungan merasakan bahwa cintanya antara satu sama lain semakin lama semakin memudar hingga berujung pada sebuah perpisahan dan hal ini yang menjadi penyebab putus cinta.

ads

Apabila sepasang kekasih mengalami hal yang demikian, maka bisa dikatakan bahwa mereka sedang berada pada titik jenuh suatu hubungan asmara. Titik jenuh inilah yang nantinya akan memunculkan tanda-tanda memudarnya perasaan cinta yang dimiliki oleh sepasang kekasih tersebut.

Berikut beberapa ciri-ciri cinta mulai pudar yang biasanya menjadi tanda memudarnya rasa cinta diantara sepasang kekasih yang menjalin hubungan asmara, antara lain :

1. Jarang melakukan komunikasi

Jarang melakukan komunikasi antar satu sama lain merupakan salah satu tanda yang bisa menunjukkan bahwa perasaan cinta yang dimiliki mulai memudar. Padahal diantara keduanya tidak ada sebuah kesibukan yang berarti meskipun dalama keadaan hubungan LDR.

Kalaupun sedang dalam kesibukannya masing-masing, sepasang kekasih yang saling cinta pasti akan menyempatkan waktunya untuk tetap menjaga komunikasi, baik dengan cara menelepon, sms maupun melalui sosial media yang sedang menjamur seperti sekarang ini. Meskipun komunikasi yang dilakukan hanya untuk sekedar menanyakan kabar atau kegiatan apa yang sedang dilakukan oleh keduanya.

2. Biasa saja rasanya saat bertemu

Sepasang kekasih yang saling cinta pasti akan sangat senang dan bahagia ketika sedang bertemu. Penyebab rasa cinta berkurang adalah ketika keduanya akan berusaha menampilkan penampilan terbaiknya agar dapat menarik perhatian dari pasangannnya masing-masing.

Namun apabila sepasang kekasih sudah tidak memiliki perasaan senang saat bertemu, maka bisa dikatakan bahwa cinta yang mereka miliki sudah memudar. Bahkan penampilannya pun terkesan biasa-biasa saja dan tidak terlihat usaha agar menarik perhatian pasangannya masing-masing. Hal itu semakin menjadikan dugaan semakin kuat bahwa rasa cinta yang mereka miliki sudah memudar.

3. Berkurangnya kemesraan saat bersama

Kemesraan atau romantisme yang muncul saat bersama merupakan salah satu cara sepasang kekasih dalam mengekspresikan perasaan cinta yang dimilikinya terhadap pasangan. Oleh karena itu, apabila nuansa kemesraan atau romantisme sudah jarang sekali tampak dalam suatu hubungan asmara terlebih saat sedang bersama, maka hal itu bisa menjadi tanda bahwa rasa cinta yang dimiliki sudah memudar.

4. Enggan melakukan kontak fisik

Melakukan kontak fisik juga digunakan sepasang kekasih untuk bisa mengekspresikan rasa cinta yang dimilikinya kepada pasangan masing-masing. Mulai dari sesuatu yang sederhana seperti berpegangan tangan atau berangkulan ketika sedang berjalan bersama bahkan hingga sesuatu yang bersifat privasi dan intim seperti berciuman. Kontak fisik yang demikian pada era ini sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan oleh sepasang kekasih untuk menunjukkan rasa cintanya pasangan masing-masing.

Oleh karena itu, apabila sudah muncul rasa keengganan untuk melakukan kontak fisik bahkan sesederhana berpegangan tangan ketika sedang berjalan bersama bisa menjadi sebuah tanda atau ciri yang menunjukkan bahwa rasa cinta yang dimiliki sudah mulai pudar.

5. Sering sekali bertengkar

Pertengkaran karena suatu masalah dalam suatu hubungan asmara memang merupakan hal yang bisa saja terjadi diantara sepasang kekasih. Namun berbeda lagi kasusnya apabila pertengkaran tersebut sering sekali terjadi diantara keduanya. Karena itu menandakan bahwa emosi lebih dikedepankan daripada menyelesaikannya dengan kepala dingin dan saling bicara baik-baik.

Pemrioritasan emosi inilah yang bisa saja menjadi tanda atau ciri memudarnya rasa cinta yang dimiliki oleh sepasang kekasih. Karena jika sepasang kekasih saling memiliki cinta yang kuat, maka mereka tidaklah mungkin meluapkan emosinya di depan pasangannya sendiri. Mereka yang saling mencintai pasti akan berusaha mengontrol dan memiliki cara meredam emosi dan lebih memilih untuk bisa menyelesaikannya dengan kepala dingin serta pembicaraan yang baik-baik. Tujuannya pun sederhana karena tidak ingin menyakiti perasaan pasangannya hanya dengan emosi.

6. Menganggap orang lain lebih menarik dari pasangan

Ketertarikan kepada orang lain selain kekasih yang dimiliki oleh seseorang merupakan hal yang wajar-wajar saja dan bisa dialami oleh siapapun. Namun seseorang yang mencintai kekasihnya pasti akan memiliki batas atas ketertarikan tersebut sehingga tidak akan menganggap bahwa orang tersebut lebih menarik dari pada kekasihnya sendiri. Apabila seseorang mulai berpikir demikian, di mana menganggap orang tersebut lebih menarik dari kekasihnya sendiri, maka bisa dikatakan bahwa rasa cinta yang dimiliki terhadap kekasihnya mulai pudar.


7. Perubahan prioritas dalam kebiasaan sehari-hari

Sepasang kekasih yang sedang menjalin hubungan asmara pasti memiliki prioritas tersendiri dalam aktivitas kesehariannya, seperti hobi, pekerjaan, dan waktu untuk bertemu dengan kekasih. Pudarnya rasa cinta diantara sepasang kekasih bisa terlihat dari perubahan prioritas-prioritas tersebut, di mana waktu untuk bertemu dengan kekasih menjadi lebih sedikit padahal hobi maupun pekerjaan lainnya tidak sedang pada titik kesibukan yang mengecilkan kemungkinan untuk bisa bertemu dengan kekasihnya. Sedemikian sehingga apabila kesempatan untuk bertemu kekasih menjadi prioritas yang enggan dimanfaatkan, maka bisa dikatakan bahwa rasa cinta yang dimilikinya kepada kekasih memudar.

8. Tiba-tiba menjadi cuek terhadap pasangan

Sikap cuek yang terjadi secara tiba-tiba biasanya membuat perhatian yang diberikan kepada kekasih menjadi berkurang. Padahal kesempatan untuk bisa memberikan perhatian tersebut terbuka lebar, namun enggan untuk dilalukan dan memilih untuk bersikap cuek atau tidak peduli kepada pasangan. Perasaan cuek inilah yang bisa menjadi indikasi bahwa memudarnya rasa cinta yang dimiliki oleh seseorang kepada kekasihnya.

Berbeda halnya apabila wataknya memang cuek. Kurang memberi perhatian bukan berarti dia tidaklah cinta kepada pasangannnya, namun orang cuek biasanya cenderung bingung untuk mengekspresikan rasa perhatiannya. Sedemikian sehingga dia tidak mampu untuk menunjukkan rasa perhatian yang dimilikinya. Justru di sinilah peranan kekasih dari seseorang yang berwatak cuek untuk pintar-pintar memancing dan menarik perhatian serta kasih sayangnya serta memiliki cara menghadapi pacar cuek.

9. Menginginkan status jomblo (sendiri)

Sebuah riset membuktikan bahwa para jomblo merasa iri kepada orang yang telah memiliki pasangan. Begitu pula sebaliknya, orang yang telah memiliki pasangan pun terkadang memiliki rasa iri kepada para jomblo. Rasa iri ini merupakan hal yang wajar tentunya bagi para jomblo, sedangkan berbeda kasusnya apabila terjadi pada orang yang telah memiliki pasangan.

Apabila rasa iri tersebut sudah mendominasi sehingga menjadi keinginan utama yang ingin diwujudkan, maka bisa dikatakan bahwa rasa cinta yang dimilikinya terhadap pasangannya sudah mulai pudar. Apalagi jikalau keinginan tersebut sudah terwujud, maka bisa dipastikan bahwa cinta yang dimilikinya bukan lagi memudar tetapi menghilang.

10. Merasa dirinya lebih baik daripada pasangan

Seseorang yang mencintai pasangannya pasti akan menganggap pasangannya lebih baik dari diri sendiri sehingga menimbulkan rasa perlu untuk bisa mempertahankan hubungan yang dijalaninya. Terlebih lagi apabila sudah saling memahami tentang kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri masing-masing.

Namun berbeda halnya apabila seseorang yang merasa dirinya lebih baik dari pasangannya sehingga dia beranggapan bahwa berhak untuk mencari dan mendapatkan pasangan lain yang lebih baik dari pasangannya saat ini. Anggapan dan perasaan seperti itulah yang bisa menjadi indikasi bahwa rasa cinta yang dimilikinya kepada pasangan mulai memudar.


11. Menganggap hubungan asmara yang dijalin hanya sebagai status

Ciri yang terakhir ini sudah jelas bisa dikatakan bahwa rasa cinta yang dimiliki sudah mulai pudar. Anggapan hubungan asmara yang sudah dipandang sebagai status belaka menandakan ketidakseriusan dalam menjalin hubungan asmara tersebut. Sedemikian sehingga apabila pasangan anda sudah beranggapan demikian meski sebenarnya enggan untuk mengakhiri hubungan asmara tersebut sudah cukup membuktikan bahwa cintanya kepada anda sudah pudar.

Demikian beberapa sikap dan ciri-ciri rasa cinta yang dimiliki oleh sepasang kekasih mulai pudar. Memudar atau tidaknya sebuah perasaan cinta yang dimiliki kepada pasangan sejatinya bergantung pada diri sendiri bagaimana cara menyikapi dan memupuk rasa cinta tersebut dan sebaiknya memiliki cara menjaga hubungan dengan pacar agar langgeng.

Meskipun pada prakteknya rasa cinta yang kita miliki terkadang juga bisa memudar walaupun berbagai usaha sudah kita lakukan untuk menjaga dan memupuknya. Tetapi, satu hal yang jelas apabila rasa cinta yang kita miliki mulai pudar adalah bagaimana cara kita menyikapi dan memutuskan mengenai apa yang akan kita lakukan dengan keadaaan tersebut, berusaha memupuknya kembali atau memang harus mengakhiri hubungan asmara yang telah dijalin.

It’s your call to decide!

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Post Date: Tuesday 29th, December 2015 / 08:10 Oleh :
Kategori : Cinta