7 Ciri ciri Mertua Perusak Rumah Tangga

Mertua merupakan orang tua kita juga, meskipun bukanlah orang tua kandung. Mertua sendiri adalah orang tua dari pasangan kita, dimana biasanya setelah menikah dengan pasangan akan terjalin hubungan kekeluargaan yang sudah terikat dalam hukum perkawinan, baik secara adat, agama, dan juga secara sipil (pemerintahan Undang-Undang).

ads

Sebenarnya mertua banyak menjadi momok, karena mertua adalah orang tua yang baru masuk ke kehidupan kita, sehingga pastinya banyak sekali kebiasaan-kebiasaan dari mertua yang berbeda dengan kebiasaan kita sebagai menantunya, sehingga seringkali muncul masalah antara menantu dengan mertua, salah satunya adalah mertua yang tidak cocok dengan menantunya. Namun demikian, di dalam beberapa kondisi, ternyata ada juga tipe- tipe mertua yang bisa menyebabkan kerusakan rumah tangga. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri dari mertua perusak rumah tangga :

  1. Mertua yang selalu membela anaknya dan menyalahkan menantunya

Ciri-ciri mertua perusak rumah tangga yang pertama adalah mertua yang selalu membela anaknya dan juga menyalahkan menantunya. Mungkin ini seperti cerita-cerita di dalam sinetron ataupun drama, namun demikian, ciri-ciri mertua seperti ini sebenarnya banyak kita temui di kehidupan sehari-hari.

Biasanya adalah ketika mertua tersebut menemukan kesalahan di dalam keluarga anda, lalu kemudian malah menyalahkan anda akan masalah yang menimpa keluarga anda. hal in tentu saja akan membuat anda sebagai menantu pasti merasa kesal, sehingga nanti bisa saja anda malah melimpahkan kekesalan anda terhadap mertua ke istri ataupun anak anda, yang tentunya akan berdampak negative bagi kehidupan rumah tangga anda, dan berpotensi merusak rumah tangga anda.

  1. Mertua yang matrealistis

Mertua yang matrealistis juga merupakan salah satu tipe atau ciri-ciri dari mertua yang cukup mengganggu dan juga berpotensi untuk merusak rumah tangga anda. biasanya mertua seperti ini emrupakan mertua yang selalu ingin dinafkahi lebih oleh menantunya, karena beranggapan bahwa mertua juga merupakan tanggung jawab dari menantu sebagai anggota keluarga. Hal ini tentu saja akan sangat mempengaruhi kondisi ekonomi rumah tangga anda, apalagi ketika mertua anda ini sangat matrealistis dan mengukur segala sesuatunya dengan uang. Hal ini bisa menyebabkan keretakan rumah tangga dan menyebabkan rusaknya rumah tangga anda.

  1. Mertua yang sering membanding-bandingkan menantunya dengan orang lain

Siapa sih orang yang senang dibanding-bandingkan? Membandingkan seseorang dengan orang lain merupakan salah satu hal yang paling dibenci dan juga tidak disukai oleh banyak orang. Nah, sayangnya masih banyak sekali mertua yang rajin membanding-bandingkan anda sebagai menantunya dengan orang lain yang mungkin lebih hebat, lebih menarik dan juga lebih sukses dari diri anda.

Hal ini tentu saja kan menyebabkan anda menjadi tidak aman dan juga tidak nyaman berada bersama dengan mertua anda, karena anda akan terus dihantui oleh omelan dari mertua anda yang selalu membanding-bandingkan anda. apabila anda tidak mampu bertahan, maka hal ini bisa saja menyebabkan rumah tangga anda menjadi rusak keharmonisannya.

  1. Mertua yang sinis dan tidak senang dengan menantunya

Anda pasti sudah sering kali mendengar kisah dan juga cerita, baik di dalam sinteron, drama ataupun dongeng mengenai seorang mertua yang sinis dan juga tidak senang terhadap menantunya bukan? Nah, hal ini memang sering kali terjadi di dalam kehidupan nyata loh. Ada mertua yagn memang tidak suak dan juga tidak senang dengan menantunya, sehingga menyebabkan si mertua kemudian menjadi sangat sinis dan juga jutek terhadap menantunya. Hal ini akan menyebabkan si mertua menjadi galak dan juga sering memarahi anda sebagai menantunya.

Kalau sudah begini, maka hal ini pun juga bisa menjadi pemicu keretakan dan jga kerusakan pada rumah anda, akibat anda yang tidak merasa nyaman berada di dekat mertua anda, ataupun anda yang mungkin merasa sakit hati akibat perilaku sinis yang dilakukan oleh mertua anda.


  1. Mertua yang terlalu banyak menuntut

Mertua yang terlalu banyak menunut juga merupakan ciri-ciri mertua yang menjadi perusak rumah tangga. Hal ini disebabkan karena mertua yang terlalu banyak menuntut akan membuat menantu nya menjadi tertekan dan juga stress. Apabila tidak mampu dipenuhi tuntutannya, maka hal ini akan menyebabkan si mertua akan marah – marah dan juga sinis terhaap anda sebagai menantunya.

Disinilah peran mertua yang terlalu banyak menuntut ini dapat menyebabkan keretakan dan juga kerusakan di dalam rumah tangga anda. anda akan menjadi tidak sanggup dan juga tidak kuat dalam menghadapi segala tuntutan dari mertua anda, sehingga nantinya anda malahan akan merasa depresi, dan kemudian akhirnya hal ini akan menyebabkan rumah tangga anda berpotensi untuk mengalami kerusakan akibat perilaku dari mertua anda yang terlalu banyak menuntut.

  1. Mertua yang perfeksionis dan ingin agar segala sesuatunya teratur

Selain mertua yang terlalu banyak menuntut, ada lagi ciri-ciri mertua perusak rumah tangga lainnya, yaitu mertua yang terlalu perfeksionis. Hal ini juga menyebabkan si mertua menjadi lebih penuntut, karena ingin segala sesuatunya berjalan sesuai dengan tatanan yang sudah ada.

Biasanya hal ini juga sering terjadi kepada anda yang memiliki mertua yang masih kental dan juga kaku dengan ragam budaya yang dimiliknya, sehingga anda sebagai menantu harus bisa beradaptasi dan juga mengikuti keteraturan yang dimiliki oleh sang mertua.


Tentu saja hal ini nantinya akan menyebabkan anda menjadi merasa stress, karena bisa jadi pola pikir adna dan juga mertua anda berbeda sama sekali, sehingga tentu saja hal in iberpotensi untuk menjadi perusak hubungan rumah tangga anda.

  1. mertua yang cerewet dan bawel

ciri-ciri mertua perusak rumah tangga lainnya adalah mertua yang cerewet dan juga bawel. Mungkin ini merupakan salah satu tipe alias ciri-ciri dari mertua yang paling sering kita temui. Faktanya adalah, mertua yang bawel dan juga cerewet ini terkadang seringkali membuat si menantu menjadi terasa stress dan juga mengalami depresi akibat mertuanya yang terlalu cerewet dan juga bawel. Dan tentu saja, kecerewetan dan juga kebawelan dari mertua ini tidak lain disebabkan karena ketidaksepahaman pemikiran antara mertua dengan menantunya, yang bisa menyebabkan munculnya rasa stress dan juga depresi.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Thursday 31st, March 2016 / 09:23 Oleh :
Kategori : Pernikahan