27 Penyebab Suami Istri Tidak Harmonis dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Keluarga memang membuat bahagia namun terkadang keluarga juga membuat kepala menjadi lebih pening. Keluarga yang harmonis yang akan membuat seseorang yang ada dalam rumah  tangga ini menjadi tenang dan damai, namun jika dalam keluarga ini tidak harmonis bahkan bukan ketenangan dan kedamaian yang didapat namun perceraian dan perpisahan yang akan lebih sering didapatkan jiika tidak memiliki wawasan untuk mengatasi ketidak harmonisan itu. Sebelum mengetahui bagaimana cara mengatasinya . hal ini juga perlu diketahui agar dapat dihindari sehingga tidak akan ada keluarga yang tidak harmonis.

Berikut ini adalah beberapa penyebab suami istri tidak harmonis :

  1. Mulai merasakan kejenuhan

Wajarlah kejenuhan akan didapatkan apalagi bagi keluarga yang sudah cukup lama dalam berumah tangga, suka duka yang sudah dihadapi bersama, kesulitan-kesulitan yang kadang hampir membuat kepala pecah dan lainnya. Terkadang hal ini dapat meningkatkan kecintaan dalam keluarga namun bisa sebaliknya semakin banyak masalah semakin membuat pasangan menjadi jenuh. Sehingga timbulah rasa ketidaknyamanan yang pada akhirnya membuat keadaan rumah tangga ini menjadi tidak harmonis lagi.

  1. Suasana monoton

Seperti halnya dalam sekolahan, jika sesuatu yang dilakukan monoton pastilah akan bosan atau jenuh. Padahal sudah dijelaskan dipoit di atas bahwa kejenuhan dapat menyebabkan ketidak harmonisan dalam rumah tangga. Jadi sebagai pasangan suami istri buatlah keadaan rumah tangga agar terus berwarna.

  1. Keadaan fisik

Keadaan fisik juga mempengharui kondisi keharmonisan rumah tangga. Keadaan fisik ini dapat diartikan sebagai kesehatan dapat juga diartikan sebagai kecantikan. Terkadang kecantikan yang mulai memudar  membuat suami bosan dengan istrinya sehingga timbulah perdebatan-perdebatan karena suami mencari orang yang lain yang lebih cantik. Selain kecantikan yang berkurang kesehatan juga dapat mempengharuhinya.

  1. Keadaan pskologis

Selain keadaan fisik, keadaan psikologis juga menganggu. Keadaan psikologis yang dimaksud disini adalah keaadaan batin setiap pasangannya, terkadang keadaan batin setiap pasangan menjadi hacur karena sesuatu hal atau karena merasa kurang diperhatikan, sehingga untuk menjaga keharmonisan jalinlah hubungan yang baik antara satu dengan lainnya

  1. Kurang komunikasi

Komunikasi sangat penting dalam rumah tangga, baik itu dalam mengambil keputusan atau dalam hal yang lain, jika segala sesuatu tidak dikomunikasikan ini berarti sama halnya suami atau istri tidak menghargai satu dengan yang lainnya, hal inilah yang dapat menyebabkan keadaan rumah tangga menjadi tidak harmonis.

  1. Sering merendahkan pasangan

Sering merendahkan pasangan banyak sekali penyebabnya mulai dari hal kecil sampai dengan hal yang menyangkut nyawa pun menjadi penyebab pasangan merendahkan pasangannya. Contoh konflik

  1. jumlah penghasilan istri yang lebih besar dari suami sehingga istri cenderung lebih bangga dan merendahkan suami
  2. istri tidak dapat merawat anak dengan baik, sehingga suami tidak mempercayai istri lagi.

7. Sering membanding-bandingkan pasangan

Terkadang ketika sering berpergian atau merupakan wanita sosialita atau suami yang sosialita lebih melihat kondisi pasangan orang lain dan terkadang timbul dalam benak “dia kok keren ya, nggak seperti (suami atau istri) ku yang gitu-gitu aja” nah, perkataan yaang seperti inilah atau serupa seperti itulah yang membuat pasangan menjadi tidak nyaman dan akhirnya memilih pergi, keinginannya untuk pergi ini yang menyebabkan pasangan tidak harmonis dan sering bertengkar.

  1. Membuat keputusan tanpa kesepakatan

Dalam berumah tangga, membuat keputusan dengan kesepakatan bersama sangat penting. Pasalnya keputusan yang dibuat tanpa kesepakatan akan lebih menguntungkan salah satu pihak sehingga terkadang pihak lain akan lebih merasa dirugiakan dan akhirnya menimbulka sesuatu yang menyebabkan ketidak harmonisan dalam rumah tangga. Jika sudah demikian kedepanya akan menjadi sulit untuk mengkomunikasikan segala sesuatu yang akan dilakukannya.

  1. Berbohong kepada pasangan

Melakukan kebohongan pasti akan menyebabkan kondisi rumah tangga tidak baik, meskipun hal ini akan menjadi lebih tidak baik bila kebohongan itu ketahuan. Tetapi tentu ketika tidak ketahuan pun gerak gerik suami atau istri yang berbohong akan berbeda dari biasanya sehingga lebih membuat ketidak nyamanan dalam berumah tangga.

  1. Seksualitas

Seksualitas tetap berpengharuh dalam rumah tangga terkadang seksualitas inilah yang membantu rumah tangga menjadi lebih nyaman dan harmonis, mengapa tidak, dalam rumah tangga hal ini tidak dapat dipungkiri, hampir semua manusia di dunia dalam percintaan membutuhkan seksualitas ini.

  1. Kurang perhatian

Memberikan perhatian yang cukup akan membuat keluarga lebih betah dirumah, tetapi apa jadinya bila keluarga tidak dapat memperhatikan atau mengerti satu dengan yang laiinnya tentnya ini akan sulit bila diminta untuk mempertahankan rumah tangga, rumah tangga yang tanpa ada perhatian di dalam kekeluargaannya membuat sistem kekeluargaan ini menjadi tidak harmonis.

sponsored links

  1. Terdapat orang ketiga atau selingkuhan

Tak lain tak bukan orang yang menyebabkan keluarga menjadi tdak harmonis adalah selingkuhan atau orang ketiga. Karena dengan kehadiran orang ketiga perhatian dalam rumah tangga akan hancur, bahkan hampir tak ada perhatian lagi. terkadang keadaan rumah tangga yang seperti ini bila suami yang selingkuh maka suami akan cenderung lebih sering mengabaikan istrinya. Sehingga istri tentu merasakan kebosanan kepada suami dan ini akan membuat pertengkaran sehingga menyebabkan ketidak harmonisan dalam rumah tangga yang sudah dibangun ini.

  1. Memmiliki perbedaan prinsip

Setiap orang pastilah memiliki prinsip yang berbeda-beda, sama halnya dengan orang yang sudah menikah pula dan sudah berumah tangga ini, orang yang sudah berumah tangga meskipun sudah lama menjadi satu, tetap saja memiliki prinsip yang berbeda-beda. Yang membuat ketidak harmonisan dalam rumah tangga adalah ketika prinsip ini sudah tidak sejalan lagi atau saling bertentangan. Sehingga hal ini tentu akan lebih mudah menyebabkn persaingan-persaingan dan pertengkaran-pertengkaran.

  1. Kontribusi untuk keluarga kurang

Terlalu banyak bekerja dan memikirkan apa yang menjadi pekerjaan membuat rumah tangga tidak harmonis, karena sudah tidak ada waktu untuk keluarga dan bahkan keluarga menjadi terabaikan. Sebenarnya mau bagaimanapun, pekerjaan seperti apapun jika ingin mendapatkan keluarga yang harmonis damai dan tentram tetap harus menomor satukan kelluarga agar dalam keluarga juga dapat terbina keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah serta menjadi keluarga idaman para keluarga.

  1. Melakukan sesuatu kesalahan

Dengan melakukan suatu kesalahan dan enggan memperbaiki serta meminta maaf juga membuat keadaan dalam keluarga menjadi tidak harmonis, apalagi dalam keluarga ini tidak ada yang saling mengalah. Tentunya lebih sulit jika ingin mengerti satu dengan yang lainnya.

  1. Lebih mementingkan pekerjaan

Pekerjaan memang penting, bahkan jika suami dalam keluarga tidak bekerja akan menjadi masalah nantinya, tetapi terlalu mmementingkan pekerjaan dan mengabaikan keluarga juga tidak baik, sehigga akan menghilangkan keharmonisan rumah tangga

  1. Tidak melayani suami dengan baik

Kewajiban istri adalah melayani suami dengan sebaik mungkin terutama mengikuti setiap keinginan suami selama apa yang diinginkan suami itu tidak melanggar hukum dan agama. Biasanya pelayanan ini berupa berbakti terhadap suami dan memenuhi keinginan seksual suami jika suami menginginkannya.

  1. Tidak memberi nafkah istri dengan benar

Selain suami yang harus dipenuhi dalam pelayanannya, suami juga harus memenuhi keckupan nafkah bagi istri, suami harus memberikan nafkah lahir dan batin kepada istri termasuk dalam meberikan kasih sayang dan mencurahkan seluruh perhatiaanya kepada istri, dengan begitu istri akan senang dan keluarga akan berjalan harmonis, namun sebalikanya jika tidak ada nafkah bagi istri akan membuat istri menjadi bosan dan membenci suami.

  1. Tidak ada kesetiaan

Kesetiaan dalam mempertahankan hubungan memanglah penting, jika setiap keluarga mampu mempercayaai satu dengan yang lainnya dan salain memahami satu dengan yang lainnya akan membuat kesetiaan itu berjalan dengan baik dan bertahan lama, tetapi lain halnya jika kesetiaan itu dilanggar, dengan adanya perselingkuhan. Sudah jelas hal ini akan membuat keluarga menjadi tidak harmonis lagi.

baca juga: ciri-ciri wanita setia

  1. Melanggaar janji dan kesepakatan yang telah dibuat

Pada awal pernikahan pasti sudah membuat berbagai janji yang sudah disepakati bersama, maka dengan janji yang selalu dijaga itu akan membuat keluarga harmonis, dan beda halnya jika salah satu dari pasangan ini sudah mulai melanggar janjinya, keluarga akan tidak harmonis lagi

  1. Terlalu mengkritisi pasangan

Memberi masukan kepada pasangan memang baik, tetapi terlalu mengkritisinya akan membuat pasangan menjadi risi dan akhirnya malah memancing perdebatan dalam keluarga

  1. Sering membicarakan pasangan keluar (bicara buruk)

Membicaraan keburukan pasangan di luar justru akan lebih menambah kebenciaan kepada pasangannya sehingga ketika bertemu dengan pasangannya akan menjadi lebih sebal dan akan membuat hubungna antar mereka menjadi tidak baik dan bahkan bisa sampai selesai hubungannya.

  1. Memiliki sikap tertutup

Keterbukaan dalam keluarga sangan dibutuhkan dalamm penyelesaian masalah, untuk itu jika seorang pasangan sudah menjadi keluarga anggaplah itu adalah tempat untuk mencurahkan segala isi hati sehingga jika ada sedikit masalah dapat diselesaikan bersama-sama

  1. Masing-masing terlalu sibuk

Menjadi sibuk untuk menghasilkan uang memang perlu, tetapi jika terlalu sibuk tidak akan baik untuk kesehatan rumah tangga sehingga akan menyebabkan rumah tangga menjadi hancur berantakan

  1. Meragukan pasangan

Saling percaya dengan pasangannya merupakankunci utama dalam berumah tangga, jika dalam rumah tangga sudah saling  memmpercyai dan tidak ada keraguan dalam hati setiap pasangan tentu ini akan dapat menjadikan pasangan menjadi lebh sempurna dan tahanlama bahkan sampai hari tua nanti.

  1. Sering mengabaikan masalah

Sekecil apapu masalah itu kalau bisa segera diselesaikan, karena mengabaikan masalah sama halnya menumpuk masalah untuk hari esok yang akan menyebabkan masalah-masalah baru dlam rumah tangga dan akan memperkeruh keadaan rumah tangga sehingga tidak akan ada keluarga yang harmonis lagi.

  1. Campur tangan orang tua

Bahkan tidak hanya itu, orang tua juga adakalanya ikut campur dengan rumah tangga anaknya, keikutcampuran orang tua ini lebih cenderung membuat suasana lebih keruh karena orang tua akan membela salah dari satunya.

Dari penyebab yang telah diuraikan diatas, dapat disimpulkan bahwa dalam keharmonisan rumah tangga membutuhkan kecintaan dan keterbukaan katakan apa yang menjadi kekurangan suami dan apa yang menjadi kekurangan istri, dengan begitu hubungan akan tetap baik-baik saja. Meskipun akan terjadi percekcokan tidak akan lama jika keduanya mampu untuk saling mengerti satu dengan yang lainnya. Selain saling mengerti pantaslah mengetahui beberapa tips alternatif menangani masalah ketidakharmonisan dalam keluarga dalam rangka mencegah kejadian itu semua

Sponsors Link

Cara Mengatasi Agar Rumah Tangga Tetap Harmonis

  1. Siapkan buku diary

Buku diary suami atau istri ini dapat digunakan untuk menuliskan setiap kesalahan dankebaikan yang dilakkukan oleh setiap pasangan, jika sudah begitu ketika merasa ada kekesalan tukar lah buku diari itu agar setiappasangan dapat mengetahui kesalahan apa dan apa yang seedang diraskan masing masin pasangan.

  1. Memiliki rumah sendiri

Dengan memiliki rumah sendri orang tua tidak akan ikut campur dengan rumah tangga pasangan ini, ketika sebuah pasangan masih berada dalam rumah yang satu atap dengan orang tua bukan tidak mungkin orang tua menuntut untuk ini itu yang harus dilakukan seorang menantu apalagi ini akan membuat menantu lebih memperhtikan mertua daripada suami sendiri

  1. Sering bertamasya

Rencanakan tamasya setiap minimal 1 tahun sekali. Hal ini diharapkan dapat menghilangkan rasa penat dan rasa bosan dalam bekerja sehingga ketika sedang tamasya kekeluargaan juga didapat serta kesenangan juga didapat pula

  1. Beri waktu khusus untuk keluarga

Hal ini dimaksudkan agar keluarga dapat mengkomunikasikan jika memang ada masalah dalam hati yang harus diselesaikan. Waktu khusu untuk keluarga ini memicu keluarga akan lebih terbuka jika sedang ada masalah yang dihadapi.

  1. Bangun keceriaan keluarga

Dengan adanya keceriaan setiap harinya akan membuat keluarga merasa tenang dan nyaman dalam rumah tangga sehingga tidak akan ada rasa bosan. Karena dalam keterangan diatas bahwa rasa bosan merupakan salah satu pemicu ketidak harmonisan rumah tangga.

Itulah tips-tips untuk menghadapi rumah tangga yang tidak harmonis. Dengan adanya rumah tangga yang harmonis keluarga akan lebih barokah dan akan lebih tahan lama bahkan bisa sampai langeng sampai ke kakek nenek nantinya.

Ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Tuesday 17th, May 2016 / 08:25 Oleh :
Kategori : Suami Istri