Sponsors Link

10 Cara Menghindari Pergaulan Bebas

Sponsors Link

Pergaulan bebas kini hari tengah marak terjadi. Pergaulan bebas sendiri memiliki beragam dampak buruk yang negatif yang dapat membuat seseorang terjerumus semakin dalam padanya. Pergaulan bebas dapat terjadi akibat beberapa faktor seperti kurangnya perhatian dari orang tua, rasa kecewa yang dalam, ajakan teman serta keinginan untuk coba-coba yang begitu besar. Dampak pergaulan bebas, bukan hanya pada diri sendiri melainkan juga berdampak pada orang tua serta masyarakat sekitar.

Mengingat lingkungan di luar keluarga menjadi salah satu penyebab pergaulan bebas yang paling banyak terjadi, tentu ada baiknya jika anda sebagai orang tua membatasi waktu keluar anak supaya tidak terlalu bebas dengan waktu luangnya.

Berikut ini cara menghindari pergaulan bebas :

1. Hindari lingkungan yang buruk

Lingkungan merupakan area bersosialisasi setelah keluarga. Ketika lingkungan yang digunakan untuk bersosialisasi bukanlah lingkungan yang baik, maka perilaku menyimpang dapat saja terjadi. Menjadi pekerjaan orang tualah untuk mendidik anaknya supaya dapat mengerti baik dan buruk suatu perilaku sejak dini. Namun terkadang karena kesibukan dari  orang tua maka anak yang tidak mendapat pengawasan dengan baik dan akhirnya banyak dari mereka yang terjerumus pada pergaulan bebas.

Banyak dari orang tua yang berdalih jika pekerjaan mereka adalah untuk kebutuhan anak juga. Hal ini memang dibenarkan namun ketika anak merasa diabaikan maka sebagai pelampiasannya, anak akan dengan mudah bergaul dengan pergaulan yang salah. Solusi yang tepat untuk hal ini tentu dapat dilakukan dengan cara membagi waktu antara pekerjaan dan waktu untuk mengurusi serta memperhatikan anak-anak dengan baik.

2. Batasi waktu keluar rumah

Waktu untuk bersosialisasi memang penting namun harus ada aturan dan batas-batasannya. Batasan dan aturan di dalam keluarga, harus dibicarakan dengan seluruh anggota keluarga agar nyaman satu dengan yang lain. Aturan yang dibuat tersebut dapat digunakan untuk membatasi ruang lingkup anak supaya tidak terjerumus pada pergaulan yang tidak sehat.

Terutama pada malam hari, sebaiknya anak tidak boleh keluar kecuali ada hal yang mendesak atau dapat pula dengan didampingi oleh orang tua. Tidak adaya batasan waktu, membuat seorang anak akan lebih bebas sehingga dampak dari pergaulan bebas pun tidak dapat dielakkan.

3. Isi waktu kosong

Ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan untuk mengisi waktu yang kosong dengan kegiatan yang bersifat positif. Mengisi waktu kosong menghindarkan anda dari sikap bermalas-malasan atau bahkan pergi keluar untuk bergaul dengan mereka yang telah terjerumus.

Terutama bagi kalian yang masih remaja sikap bermalas-malasan serta banyak menghabiskan waktu di luar, akan membuang waktu secara percuma. Mengisi waktu luang dapat dilakukan dengan mengerjakan tugas, melakukan hobi atau bahkan mengumpulkan teman sebaya untuk diajak melakukan bakti sosial dan melakukan bebeberapa aktivitas yang dilakukan ketika bosan.

4. Tanamkan sikap positif

Menanamkan sifat positif harus dilakukan sejak dini. Perilaku yang baik tentu membuahkan hasil yang baik pula. Bagi seorang anak yang sejak awal telah mengenal sifat positif tentu akan dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

Hal ini tentu akan lebih mudah bagi mereka untuk tidak terhindar dari pergaulan bebas. Tanamkan pada diri anak untuk melakukan banyak hal positif yang berguna bagi masa depannya dan bukan malah sebaliknya. Membiarkan anak terlalu bebas dengan waktu luangnya tanpa adanya bimbingan dapat membuat seorang anak menggunakan waktu senggangnya untuk melakukan beragam hal yang berdampak buruk.

5. Larangan pacaran

Pada dasarnya seorang anak mudah merasa penasaran dengan hal-hal baru di sekitar mereka termasuk di dalamnya adalah pacaran. Pacaran memiliki banyak sekali dampak buruk bagi seseorang terutama bagi mereka yang masih muda. Pacaran memiliki banyak dampak negatif yang dapat menyebabkan seseorang terjerumus pada seks bebas atau beragam gangguan yang lain seperti prestasi belajar yang menurun serta banyak menghabiskan waktu untuk sang pacar sehingga menjadi kurang produktif di usia mudanya.Sebagai orang tua tentu mendidik anak-anaknya dengan hal baik merupakan hal yang harus dilakukan.

sponsored links
Orang tua harus dapat memberi tahu secara jelas dan gamblang pada anak-anak mana yang salah dan mana yang benar. Memberi tahu dampak buruk pacaran dan melarang mereka berpacaran sebelum benar-benar dewasa merupakan salah satu tugas orang tua yang harus dilakukan. Beragamnya pemberitaan media mengenai dampak buruk pacaran yang menyebabkan banyaknya seks bebas tentu dapat dijadikan sebagai salah satu contoh buruk mengapa pacaran dapat merusak masa depan serta kejiwaan anak.

Katakan pada anak anda jika seks bebas merupakan salah satu penyebab terjangkitnya penyakit AIDS yang hingga saat ini belum juga ditemukan obatnya. Selain itu seks bebas juga merupakan hal yang buruk dan dapat membuat seseorang merasa ketagihan jika sudah mencobanya sekali atau mungkin 2 kali. Walau tidak mesti terjadi seks bebas namun pacaran sendiri dapat meningkatkan terjadinya kehamilan di luar nikah.

6. Jangan sampai salah dalam bergaul

Bergaul terutama dengan teman sebaya merupakan hal yang penting dilakukan. Namun akan menjadi salah untuk dilakukan ketika anda tidak berhati-hati dalam mencari teman. Teman yang memiliki kelakuan buruk dapat memberi dampak yang buruk pula karena dapat mempengaruhi perilaku anda.

Dalam mencari teman, anda harus dapat membedakan mana teman yang buruk dan mana teman yang baik. Ketika teman anda ternyata bukanlah seseorang yang baik, anda tidak perlu ragu lagi untuk segera meninggalkannya karena dapat merugikan anda kedepannya.

7. Peran sekolah dan pemerintah

Bukan hanya orang tua saja yang bertugas membimbing anak-anaknya, melainkan menjadi tugas bagi sekolah serta pemerintah. Menghindarkan anak-anak dari pergaulan bebas yang jelas menyimpang, dapat dilakukan dengan seminggu sekali melakukan razia pada isi tas anak. Lakukan penggeledahan secara menyeluruh apakah mereka membawa obat-obatan terlarang atau benda buruk yang lain. Hal ini akan membuat anak-anak merasa waspada dan takut akan sanksi yang diberikan sehingga keingingan untuk coba-coba menjadi hilang.

8. Dekat dengan anak

Bagi orang tua dekat dengan anak-anak merupakan hal yang diwajibkan. Ada baiknya orang tua mengerti benar apa saja kegiatan anak-anak pada tiap harinya. Dekat pada anak membuat orang tua dapat sekaligus berperan sebagi sabahat yang dapat dijadikan sebagai teman bicara. Pada kesempatan itulah orang tua harus dapat mengarahkan si anak untuk dapat menjadi anak baik dengan selalu bersikap positif. Anda tidak perlu terlalu mengontrol dan bersikaplah snatai saja tanpa perlu memarahinya. Beri tahu secara pelan tanpa adanya unsur paksaan.

Saat usia remaja rasa ingin tahu terhadap sesuatu yang baru begitu besar. Hal inilah yang membuat mereka banyak melakukan coba-coba bahkan pada hal yang buruk sekalipun. Ketika orang tua memberi nasehat tidak secara perlahan melainkan dengan paksaan dan begitu menekan, maka hal ini dapat membuat sang anak semakin ingin memberontak dan rasa penasaran akan semakin besar.

9. Banyak belajar ilmu agama

Ilmu agama ternyata memiliki peran yang begitu penting dalam mendidik seseorang. Dengan ilmu agama yang kuat mereka tidak akan salah dalam pergaulan hingga menyebabkan hal yang buruk terjadi. Ketika agama yang dianut dipegang dengan kuat, tentu seseorang mampu membuat benteng bagi dirinya untuk tidak melakukan hal buruk. Ilmu agama dapat dipupuk sedari kecil seperti belajar pada TPA bagi yang beragama Islam. Orang tua harus dapat mengarahkan anak-anaknya pada hal yang bersifat positif sehingga mendapat pegangan yang cukup kuat dan mengerti betul jika pergaulan bebas merupakan hal yang dilarang oleh agama.

10. Jangan coba-coba

Rasa keingintahuan yang begitu besar membuat seseorang ingin mencoba hal-hal yang membuat penasaran tersebut. Ada banyak sekali hal baru yang bisa ditemukan terutama dari lingkungan sekitar seperti halnya rokok, minuman keras terlebih seks bebas. Ketiga hal tersebut merupakan hal-hal buruk yang dapat membuat seseorang merasa kecanduan. Membentengi diri serta memahami betul jika hal tersebut mampu membuat tubuh menjadi rusak dan berpenyakit merupakan hal yang harus dipahami.

Rokok dan minuman keras dapat membuat seseorang menjadi kecanduan sehingga buruk bagi kesehatan orang tersebut. Bagi anda yang menemukan lingkungan anda terdapat banyak sekali orang yang melakukan hal tersebut, lebih baik tidak ikut mencobanya dan malah sebaliknya, ingatkan mereka untuk tidak melakukan hal buruk tersebut karena dapat merusak kesehatan. Untuk menghindari seks bebas sendiri, dapat dilakukan dengan cara menghindari pacaran serta menonton film-film dewasa. Bagi anda yang telah memiliki laptop atau mungkin HP yang canggih, sebaiknya gunakan gadget anda untuk hal-hal yang berguna dan bukan malah sebaliknya.

Dampak Buruk Pergaulan Bebas

Dalam pergaulan bebas ada banyak sekali kerugian yang akan dialami oleh seseorang. Beragam kerugian tersebut nyatanya bukan hanya dirasakan oleh diri sendiri melainkan juga pada keluarga dan masyarakat sekitar. Adapaun dampak buruk pergaulan bebas antara lain adalah:

Sponsors Link

  1. Banyaknya pecandu – Yang dimaksud dengan pecandu disini terdapat banyak sekali jenisnya mulai dari pecandu rokok hingga minuman keras. Jika sudah menjadi pecandu maka keadaan ekonomi akan menjadi kurang stabil. Hal ini dapat terjadi karena pemasukan entah uang gaji bulanan atau uang saku dari orang tua akan habis digunakan untuk membeli barang-barang haram tersebut.
  2. Merusak diri sendiri – Perlu dipahami jika pergaulan bebas entah apapun itu bentuknya, dapat merusak diri seseorang. Sebagai contoh ketika seseorang gemar menggunakan narkoba, maka hal ini akan membuat tubuhnya menjadi tidak sehat dan dikucilkan oleh masyarakat sekitar. Tidak hanya narkoba namun ada pula seks bebas yang dapat membuat seseorang beresiko terjangkit penyakit AIDS serta kemungkinan melakukan aborsi yang besar. Hal-hal tersebut dapat membuat seseorang merasa hancur bahkan masa depannya juga terancam.
  3. Dampak pada masyarakat – Bukan hanya pada diri sendiri saja namun pergaulan bebas juga berdampak pada masyarakat. Lingkungan masyarakat akan mengucilkannya karena dianggap jelek. Selain itu pergaulan bebas juga meningkatkan terjadinya tawuran antar remaja sehingga membuat kehidupan masyarakat menjadi terganggu.
  4. Dampak pada orang tua – Ketika melihat anaknya dicap masyarakat sebagai orang yang berperilaku buruk tentu orang tua akan merasa malu. Selain itu orang tua juga akan disalahkan ketika anak-anaknya berperilaku buruk mereka akan dicap sebagai orang tua yang gagal dalam mendidik anak mereka.
  5. Penghuni penjara yang semakin banyak – Jika kejahatan sudah dimana-mana maka akan menjadi hal yang cukup wajar jika penguni penjarapun akan semakin bertambah banyak.

Ada banyak sekali hal buruk yang ditimbulkan oleh pergaulan bebas, menyadari hal-hal tersebut merupakan hal yang baik sehingga anda dapat memahami jika pergaulan bebas merupakan hal buruk yang harus dihindari. Perlu diingat, ketika anda melakukan hal yang salah, tidak hanya diri sendiri yang akan merasa menyesal melainkan orang tua juga yang akan terkena dampak buruknya. Untuk itu berpikirlah sebelum bertindak supaya tidak menyesal setelahnya.

Ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Wednesday 23rd, December 2015 / 08:00 Oleh :
Kategori : Tips Kehidupan