12 Cara Mencegah Selingkuh Dan Cerai

Sponsors Link

Masalah perselingkuhan bukanlah hal yang baru dalam dunia rumah tangga. Bukan hanya para pria saja yang cenderung melakukan perselingkuhan, namun para wanita pun banyak yang tidak setia pada pasangannya. Faktor yang membuat perselingkuhan terjadi ada yang berasal dari faktor internal karena meningkatnya rasa hambar terhadap pasangan atau faktor eksternal karena merasa tertarik dengan lawan jenis yang ditemui di tempat kerja ataupun dimana saja.

Perselingkuhan tidak hanya memicu pertengkaran, namun juga membuahkan perceraian. Ketika perceraian terjadi, bukan hanya pernikahan saja yang dikorbankan, namun anak serta keluarga besar antarpasangan juga akan dirugikan. Untuk itu, ada baiknya jika anda berhati-hati dalam bertindak serta bergaul supaya tidak salah jalan dan berakhir dengan keretakan pada rumah tangga.

Ada banyak sekali cara mencegah selingkuh dan cerai yang dapat anda terapkan dalam keseharian anda:

1. Cari tipe pasangan yang setia

Memilih pasangan terlebih untuk sehidup semati yang dihubungkan melalui jalur pernikahan, tentu tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Dalam memilih pasangan carilah pasangan yang baik dan bukan hanya berdasarkan paras atau kekayaannya saja. Kekayaan juga paras yang baik dan mendukung namun jika tidak disertai dengan perilaku yang baik, akan menimbulkan banyak masalah kedepannya.

Dalam mencari pasangan yang setia, harus memiliki ciri ciri pria setia yang dapat anda lihat bagaimana tingkah laku calon pasangan anda dalam bermasyarakat dan bergaul antar sesama. Perilaku yang mudah bergonta-ganti pasangan terlebih dalam waktu yang dekat, menjadi sebuah indikasi jika orang tersebut merupakan tipe pasangan yang kurang setia. Akan lebih baik jika anda tidak dibutakan oleh cinta tanpa menelusuri terlebih dahulu bagaimana kesehariannya.

2.  Berilah yang terbaik

Seperti yang kita tahu, manusia tidak ada yang sempurna. Namun meski demikian, kita tetap bisa menunjukkan hal yang terbaik yang bisa kita lakukan. Jadilah orang yang bisa diandalkan dan menjadi yang terbaik bagi pasangan anda.

Hal ini dapat membuat anda ataupun pasangan supaya tetap setia sehingga godaan untuk selingkuh bisa dihilangkan keinginan untuk berselingkuh dapat pula dihilangkan dengan cara berpikir jika pasangan kita merupakan pendamping yang paling baik untuk kita sehingga untuk apa melakukan mencari yang lain? Tidak ada manusia yang sempurna, namun anda tetap bisa melakukan hal yang terbaik untuk pasangan sehingga rumah tangga menjadi lebih harmonis.

3. Terima pasangan apa adanya

Ada banyak orang yang memaksakan pasangannya harus begini dan harus begitu. Hal ini dilakukan supaya pasangan mereka dapat menjadi pasangan yang dia impikan. Namun terkadang hal semacam ini tidaklah membawa dampak baik dan malah cenderung membuka celah perselingkuhan.

Perlu diingat tidak ada manusia yang sempurna dan menuntut mereka supaya tampak lebih sempurna dimata kita merupakan tindakan yang dirasa kurang tepat. Untuk itu, terimalah pasangan apa adanya karena dia juga menerimamu apa adanya. Dengan prinsip hidup yang seperti itu, dengan sendirinya pasangan akan merasa lebih dihargai sehingga kehidupan dirasa akan lebih nyaman.

4. Bersikaplah terbuka

Setiap orang tentu memiliki rahasia yang disembunyikannya sendiri. Namun bagi anda yang telah memiliki pasangan dan menikah, terlalu banyak rahasia yang disembunyikan nyatanya dapat memicu masalah. Beragam masalah yang timbul dapat disebabkan karena pasangan merasa tidak dianggap sehingga anda rela menyembunyikan masalah anda sendiri tanpa sedikitpun bercerita padanya. Bersikap terbuka menjadi sebuah keharusan supaya hubungan anda awet.

5. Jaga komunikasi

sponsored links
Komunikasi merupakan salah satu hal terpenting yang harus anda lakukan supaya hubungan dapat harmonis hingga selamanya. Menjaga komunikasi dapat dilakukan dengan meluangkan waktu untuk ngobrol dengan pasangan di sela-sela jam kerja yang sibuk. Bagi seorang istri yang melewatkan waktu dirumah, hendaknya anda tidak langsung beristirahat melainkan dengarkan keluh kesahnya selama di rumah. Selain itu, anda juga dapat bercerita mengenai kegiatan apa saja di tempat kerja anda.

Bagi pasangan yang tidak tinggal satu rumah karena pekerjaan yang diambil cukup jauh, bisa melakukan video call atau berbicara melalui hubungan telepon. Dalam berkomunikasi, buat percakapan dengannya tidak monoton sehingga menjadi percakapan yang berkesan terlebih anda hanya berhubungan melalui alat komunikasi.Ketiadaan komunikasi dalam hubungan tentu membuat pasangan anda merasa diacuhkan sehingga tidak ada bedanya ketika masih sendiri. Hal semacam ini dapat memicu timbulnya perselingkuhan.

6. Saling percaya

Saling percaya merupakan sebuah bentuk pencegahan agar pasangan tidak mudah selingkuh apalagi membuat ajakan untuk bercerai. Rasa percaya harus tumbuh di hati antarpasangan supaya tidak menimbulkan rasa curiga yang berlebihan. Rasa percaya membuat seseorang merasa aman meskipun pasangan tengah berada di jauh sekalipun. Menumbuhkan rasa percaya harus dilakukan oleh kedua pihak dan bukannya sebelah saja dan tidak akan menjadi penyebab rasa cinta berkurang .

Ketidakpercayaan dari pasangan membuat seseorang merasa terus menerus dicurigai dan diawasi sehingga merasa kurang nyaman dan menimbulkan perselingkuhan atau bahkan perceraian. Ketika ketidakpercayaan antarpasangan sudah semakin membesar, maka kelanjutan atas suatu hubungan akan menjadi lebih runyam karena lebih banyak diwarnai dengan perseteruan.

7. Jaga sikap saat di luar

Godaan untuk melakukan selingkuh bukan hanya karena ada faktor internal melainkan juga eksternal. Berkumpulnya pria dan wanita menjadi salah satu hal yang harus diwaspadai. Tidak perlu berlaku berlebihan dalam membatasi diri, karena anda cukup menjaga sikap anda dengan baik. Menjaga sikap dapat ditunjukkan dengan cara menghindari perilaku tebar pesona.

Setampan atau secantik apapun anda jika anda lebih banyak bersikap kalem dan tidak tebar pesona apalagi melakukan hal yang macam-macam maka dengan sendirinya mereka juga akan menghormati anda. Jika anda tidak ingin hubungan anda dan istri atau suami berakhir di persidangan, sebaiknya mulai jaga sikap anda dengan baik mulai dari sekarang.

8. Jaga diri dari hal yang tidak berguna

Menjaga diri dari hal yang tidak berguna dapat anda lakukan dengan menjaga sikap seperti di atas. Rasa suka terhadap lawan jenis memang dirasa wajar dan yang pasti setiap manusia akan merasakannya. Namun beda lagi jika hal ini dirasakan oleh seseorang yang sudah menikah apalagi memiliki anak.

Ketika seseorang yang telah menikah dan memiliki buah hati merasa suka atau bahkan jatuh cinta pada lawan jenis entah di tempat kerja atau dimana saja, sebaiknya mengambil langkah protektif dengan menjaga jarak. Kebersamaan yang terlalu sering dapat menimbulkan rasa cinta yang bertambah besar dan dapat berakhir dengan perselingkuhan.

Rasa cinta pada lawan jenis dapat disebabkan oleh kebersamaan yang terus menerus terjalin. Ketika keduanya telah semakin dekat bahkan mulai mengobrol masalah pribadi maka hubungan yang seperti itulah yang akan mampu menjerumuskan anda pada bahaya perselingkuhan.

9. Pengertian tentang hal baik dan buruk

Ada beberapa hal yang disukai seseorang namun ada pula yang tidak disuka. Untuk mengatasi hal ini sebaiknya sedari awal, katakan pada pasangan anda ketika anda tidak suka tehadap sesuatu. Jika memang hal itu merupakan sifat yang susah diubah, sebaiknya beri pengertian secara baik dan lembut. Hindari sikap memaksa. Katakanlah pada pasangan hal yang tidak sukai terutama dalam masalah sifat. Sifat yang buruk layaknya keras kepala, terlalu banyak menuntut, egois merupakan sifat-sifat buruk yang harus dijauhi.

10. Perhatian

Tahukah anda jika perhatian yang sekecil apapun menjadi hal yang cukup berarti bagi pasangan? Tidak perlu dilakukan setiap hari karena monoton, melainkan anda dapat bermanja-manja dengan pasangan pada momen-momen khusus. Manfaatkan momen-momen khusus seperti hari ulang tahun atau hari pernikahan untuk memberinya kejutan berupa kado. Perhatian-perhatian kecil tersebut membuat pernikahan yang tengah dijalani menjadi lebih berwarna dan yang pasti dapat menghindarkan pasangan dari perselingkuhan.

Perhatian juga dapat dilakukan melalui pujian. Pujian yang dilayangkan bukan hanya karena pasangan anda telah melakukan hal yang besar namun anda bisa pula memuji betapa rapi dan elegan penampilannya.

11. Hindari segala hal berbau selingkuh

Banyaknya tayangan televisi yang menayangkan adegan perselingkuhan oleh para tokoh terkenal, para selebritis atau bahkan pada drama-drama percintaan menjadi hal yang pantas dan harus dihindari. Banyaknya penayangan tersebut dapat membuat otak kita termindset jika selingkuh merupakan hal yang biasa. Hal semacam ini membuat godaan dalam melakukan selingkuh lebih besar dibandingkan dengan sebelumnya. Selain itu, ada baiknya juga bagi anda untuk menjauhi lingkungan dimana perselingkuhan tumbuh secara subur di dalamnya.

12. Pemahaman akan selingkuh

Bagi seseorang yang tidak paham akan arti selingkuh dapat membawa dampak yang lebih buruk dan bisa menjadi penyebab putus cinta. Ada baiknya jika anda mengerti betul apa arti selingkuh berikut dengan dampak-dampaknya sehingga anda dapat membentengi diri dari efek buruk perselingkuhan. Perselingkuhan merupakan hal yang salah walau apapun alasannya. Dampak berselingkuh,  bukan hanya dirasakan diri pribadi dan juga pasangan, melainkan juga berdampak pada anak serta keluarga besar.

Tanamkan pada diri sendiri, jika kesetiaan merupakan hal yang baik dan harus dijaga. Buatlah komitmen-komitmen dengan pasangan supaya dapat menjadi sebuah pegangan untuk melanjutkan hidup bersama-sama. Komitmen yang dipegang teguh menjadi sebuah kekuatan agar terhindar dari selingkuh maupun perceraian. Ketika ada masalah yang datang, ada baiknya jika anda beserta pasangan saling mengingatkan antara satu dengan yang lainnya akan komitmen bersama dalam membentuk rumah tangga.

Penyebab Terjadinya Perselingkuhan

Ada banyak sekali penyebab perselingkuhan mulai dari yang berasal dari dalam hingga yang berasal dari luar. Perselingkuhan akibat faktor internal biasanya dikarenakan hubungan dengan pasangan yang tidak lagi harmonis sehingga lebih memilih mencari pasangan lain yang dapat lebih mengerti keadaan pribadi. Sementara faktor eksternal, biasanya dikarenakan adanya godaan dari luar seperti halnya kebersamaan dengan rekan kerja hingga menimbulkan cinta lokasi dan lain sebaginya.

Adapun penyebab-penyebab perselingkuhan yang marak terjadi adalah:

1. Rasa kurang dihargai

Rasa kurang dihargai membuat rumah tangga menjadi kurang harmonis. Tidak hanya istri namun suami juga memerlukan penghargaan dari tiap pasangannya. Jika hubungan pernikahan ingin selalu harmonis tentu tidak ada salahnya jika saling memuji atas apa yang pasangan lakukan untuk keluarganya seperti halnya menafkahi keluarga. Puji suami anda atas hal-hal dia lakukan dalam melakukan tugasnya sebagai seorang suami ataupun ayah bagi anak-anak anda dan selalu mencari cara hubungan menjadi romantis. Penghargaan yang berupa pujian dari istri menjadi penyemangat suami dalam melakukan pekerjaan.

2. Pergaulan

Faktor pergaulan merupakan faktor penting yang dapat menuntun seseorang pada perilaku baik maupun perilaku buruk. Ketika banyak bergaul pada area pergaulan yang buruk dimana didalamnya banyak orang yang sering melakukan perselingkuhan atau bahkan gemar bercerai maka ketika ada masalah dalam rumah tangga, pikiran-pikiran buruk akan terbentuk dan akhirnya benar-benar dilakukan dengan dalih orang lain juga melakukannya. Untuk itu, bersikap waspada  dan menjaga diri terutama pada area kerja atau lingkungan yang kurang kondusif tersebut menjadi hal yang harus dilakukan.

3. Terlalu diberi kebebasan

Sikap yang terlalu posesif atau bahkan protektif merupakan sebuah sifat yang begitu menganggu dan membuat pasangan merasa terlalu dikekang. Namun sebaliknya sikap yang teralu memberi kebebasan juga buruk karena dapat membuat pasangan bertindak semaunya.

Bersikap sewajarnya  tidak terlalu memberi kebebasan namun juga tidak terlalu mengekang merupakan langkah terbaik untuk menghindari perselingkuhan yang dapat berakibat pada perpisahan. Dalam berkeluarga, anda dapat membuat batasan-batasan serta komitmen yang dibuat dan disepakati bersama dan cara suami memperlakukan istri dengan baik sehingga dapat menjadi acuan untuk tidak melakukan hal yang buruk.

4. Hubungan yang mulai terasa hambar

Hubungan yang terasa hambar bisa dikarenakan banyak hal seperti rasa bosan atau bahkan karena sifat pasangan yang tidak disukai. Hal-hal semacam ini dapat diakali dengan memberikan kejutan-kejutan kecil yang romantis dan pastinya berkesan. Buat keseharian anda dan pasangan menjadi berwarna sehingga rasa bosan dan hambar tidak akan menggangu.

5. Kurangnya komunikasi

Kurang komunikasi merupakan salah satu hal yang dapat membuat hubungan pernikahan menjadi terasa hambar dan monoton. Komunikasi sendiri merupakan salah satu persyaratan wajib bagi pasangan yang ingin kehidupannya langgeng. Komunikasi yang terjalin dengan baik tentu menghasilkan hubungan yang juga baik. Sebaliknya, komunikasi yang buruk tentu menghasilkan hubungan yang buruk bahkan perselingkuhan.

Komunikasi merupakan hal yang begitu penting terlebih bagi pasangan yang tengah berada jauh satu dengan yang lain. Saling memberi kabar melalui alat komunikasi menjadi hal yang wajib. Berbeda dengan pasangan yang telah menikah dan tinggal serumah, maka pasangan ini lebih leluasa dalam mengatur waktu pribadi berbeda dengan mereka yang berhubungan jauh seperti sedang menjalani hubungan LDR. Pastikan anda dan pasangan menciptakan sebuah momen khusus supaya komunikasi bukan hanya menggunakan handphone ataupun melalui internet melainkan bercengkerama secara langsung.

6. Masalah keuangan

Masalah yang satu ini termasuk masalah yang banyak menyebabkan perceraian. Banyak sekali orang yang menganggap uang adalah segalanya bahkan merupakan sumber kebahagiaan itu sendiri. Jika sudah demikian, maka ketika pasangan tidak lagi dapat mencukupi keuangan keluarga, timbullah keinginan untuk mencari orang lain yang dapat mencukupi kebutuhan pribadinya. Hal ini berlaku pula sebaiknya, ketika seseorang memiliki banyak uang, mereka akan merasa berkuasa dan dapat melakukan hal yang diinginkannya seperti selingkuh.

7. Sifat yang otoriter

Kecenderungan rasa ingin berkuasa dan ingin menang sendiri merupakan salah satu proses terjadinya perselingkuhan. Sikap otoriter membuat pasangan merasa tidak nyaman dan merasa tidak dihargai dalam hubungan. Sikap tersebut memicu seseorang untuk merasa di atas angin dan ingin menang sendiri. Sikap yang seperti ini membuat pasangan tidak tahan karena merasa diabaikan pendapatnya. Jika sudah begitu, tidak heran jika seseorang akan mencari orang lain yang dirasa akan lebih nyaman ketika bersamanya.

8. Faktor keturunan

Anak merupakan sebuah anugrah yang diharap-harapkan sesudah terjadinya pernikahan. Namun terkadang entah karena ada masalah kesehatan atau karena masalah lain, kehamilan yang diharapkan tidak kunjung datang. Keberadaan anak dapat menjadi sebuah penyegar dan pembuat keramaian di dalam rumah sehingga keadaan rumah tidak sepi.

Keinginan untuk mendapatkan anak dapat mendorong seseorang untuk melakukan perselingkuhan sehingga bisa mendapatkan anak dari orang lain.

9. Adanya cinta lokasi

Rasa suka bisa muncul akibat seringnya bersama. Pasangan yang saling suka tersebut populer dengan nama cinlok atau cinta lokasi. Hal semacam ini tentu harus diwaspadai dengan cara menjaga diri. Ketika muncul benih-benih suka, anda dapat menghilangkannya dengan cara menjaga jarak.

Tanda-Tanda Pasangan Tengah Berselingkuh

Perselingkuhan umumnya dibarengi dengan perubahan sifat juga perubahan kebiasaan. Adapun tanda-tanda yang banyak terjadi pada mereka yang tengah melakukan perselingkuhan antara lain adalah:

  1. Melupakan tugas serta kewajiban sebagai seorang suami ataupun istri.
  2. Mulai senang berlama-lama di tempat kerja dengan beragam alasan seperti halnya lembur.
  3. Perhatian dan kemesraan yang mulai pudar.
  4. Mulai suka mencari alasan untuk pergi sendiri keluar.
  5. Suara handphone di silent dan mulai menggunakan proteksi seperti password pada handphonenya.
  6. Mulai sulit untuk dihubungi dan jika pun bisa biasanya hanya bertahan sebentar.
  7. Menggunakan nomor baru yang tidak diketahui oleh istri maupun suami.
  8. Mulai jarang pulang kerumah dengan alasan banyaknya pekerjaan yang harus dibereskan.
  9. Tidak putus menggunakan alat komunikasi mulai dari handphone ataupun internet.
  10. Mudah merasa gugup ketika ditanya tiba-tiba.
  11. Mulai gemar menggunakan pakaian baru serta menggunakan minyak wangi yang biasanya sama sekali tidak disentuh.
  12. Begitu pulang terkadang langsung ke belakang untuk menghilangkan jejak dari perselingkuhannya.
    Sponsors Link

Dampak akibat perselingkuhan dan Perceraian

Ketika pasangan ketahuan melakukan perselingkuhan tentu menjadi hal yang membuat anda begitu tertekan. Jika hal itu terjadi, anda akan dihadapkan pada pilihan yang sulit entah memaafkan atau bercerai. Sebaiknya anda memiliki cara menenangkan hati dan pikiran berfikir matang-matang jika anda ingin memaafkan pasangan, tentu anda harus siap menerima resiko pasangan melakukan kembali perselingkuhannya.

Ketika anda lebih memilih untuk memaafkan pasangan, anda harus mulai mengintrospeksi diri anda sendiri kenapa pasangan dapat melakukan hal semacam itu. Faktor perselingkuhan dapat terjadi karena faktor internal maupun faktor eksternal. Akan lebih sulit jika yang terjadi merupakan akibat dari faktor eksternal karena anda tidak dapat mengontrol apa yang tengah terjadi di luar sana.

Ketika anda telah memutuskan untuk memaafkan tentu anda harus memberi kepercayaan baru pada pasangan supaya terhindar dari kesalahpahaman yang dapat terus menerus terjadi. Mulailah bersikap terbuka dengan pasangan.

Sikap terbuka dari anda dapat memancing sikap terbuka pula dari pasangan anda. Jika sudah demikian, alasan-alasan mengapa dia melakukan perselingkuhan akan anda dapatkan sehingga anda dan pasangan dapat melakukan sesuatu untuk mencegah terjadinya kembali perselingkuhan. Beda lagi ketika anda tidak ingin memaafkan dan cenderung menyalahkan pasangan anda sehingga perceraian tidak dapat dihindarkan. Jika sudah begitu, tentu anda harus siap menerima resiko-resiko perceraian.

Dampak perceraian bukan hanya dirasakan diri sendiri melainkan juga anak-anak. Mereka akan merasa kehilangan salah satu sosok orang tua mereka dan jika sudah demikian, tentu bagi orang tua yang mendapat hak asuh anak harus dapat mengantikan sosok salah satu orang tua yag hilang.

Ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Post Date: Friday 18th, December 2015 / 09:28 Oleh :
Kategori : Suami Istri