Pacaran Sama Mahasiswa Kedokteran – Suka Duka

Dunia kampus memang identik dengan dunia anak muda. Pergaulan di kampus tidak jarang menjadi ajang pencarian jodoh bagi sebagian orang. Hal ini karena usia seseorang ketika menjadi mahasiswa dianggap tepat untuk mencari pasangan hidup selepas lulus nanti. Apa targetmu setelah lulus? Mungkin bekerja, melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, atau melangkah ke pelaminan.

ads

Di kampuslah kita bisa bertemu dan mengenal banyak orang. Kondisi ini akan memperluas networking kita baik dalam pertemanan, pekerjaan mau pun hubungan pribadi. Banyak dari mahasiswa yang kemudian menjadi pasangan kekasih sampai menikah. Di kampus yang terdiri dari banyak bidang studi, kita bisa saja bertemu dengan mahasiswa yang berasal dari jurusan yang berbeda. Tidak ada larangan untuk jatuh cinta dengan anak lintas fakultas bukan? Lalu bagaimana rasanya jika kita punya pacar anak kedokteran?, Berikut adalah berbagai suka duka pacaran sama mahasiswa kedokteran :

1. Kebanggaan Tersendiri

Punya pacar anak kedokteran memang menyenangkan. Tentu kita akan bangga dengan hal itu. Mahasiswa jurusan kedokteran memang istimewa. Hal ini bukan karena fakultas kedokteran dianggap sebagai fakultas yang prestisius di setiap universitas. Mahasiswa kedokteran dikenal sebagai mahasiswa dengan otak yang brilian. Penampilannya yang selalu terlihat rapi dan bersih menjadi daya tarik tersendiri. Kebanyakan mahasiswa kedokteran juga berperilaku ramah dan sopan. Ada yang pernah mendengar bahwa mahasiswa kedokteran adalah menantu idaman?

2. Masa Depan Cerah

Di usia sekarang ini bukan lagi waktunya untuk main-main. Sebagian dari kita pasti menginginkan hubungan yang serius. Punya pasangan anak kedokteran pasti membuat kita membayangkan masa depan yang cerah. Bagaimana pun, pendidikan adalah hal yang penting untuk menentukan langkah kita selanjutnya.

Mahasiswa kedokteran adalah tipe orang yang serius dengan studinya. Seseorang pasti sudah memikirkan dengan matang ketika akan mengambil jurusan kedokteran. Hal ini berhubungan dengan profesi yang akan dijalankan selepas lulus nanti. Anak kedokteran pasti telah memiliki perencanaan yang baik untuk masa depannya.

3. Menemani Hari-hari Sibuknya

Mahasiswa kedokteran memiliki kesibukan yang luar biasa. Mereka pasti akan lebih sibuk daripada anak jurusan lain. Berbagai praktikum di laboratorium serta praktik di lapangan akan menyita banyak waktunya. Belum lagi laporan dan tugas-tugas yang menanti setiap minggu. Terkadang bahkan kita tidak mendapatkan waktunya meski di malam minggu. Meski begitu, ia pasti akan tetap memperhatikan kita di sela-sela kesibukannya.

4. Melatih Kesabaran dan Keteguhan Hati

Dunia anak kedokteran dikelilingi oleh orang-orang yang rapi dan berpenampilan menarik dengan otak yang cerdas. Mungkin sesekali kita akan merasakan kecemburuan. Hal ini wajar terlebih jika kita bukan anak kedokteran. Dia akan lebih banyak bertemu dengan teman-teman di sekitarnya. Kita dituntut untuk selalu sabar menghadapinya.


Mahasiswa kedokteran juga harus menempuh masa studi yang lebih lama. Selepas lulus S1, mereka harus menempuh pendidikan profesi untuk dapat bekerja. Jika kamu dan pacar berada di tahun angkatan yang sama, kamu harus lebih bersabar menunggunya. Hal ini akan menjadi bukti kesungguhan hatimu padanya.

Tips Survive Menjadi Pacar Anak Kedokteran

Memang tidak mudah menjalin hubungan kekasih dengan anak kedokteran. Namun jika kita serius, apa pun rintangannya pasti akan dihadapi. Berikut ini ada beberapa tips agar kamu survive menjadi pacar anak kedokteran.

1. Pahami Kesibukannya – Pernahkah kamu merasa tidak diperhatikan? Itu bukan karena kamu tidak penting. Ia hanya terlalu sibuk dengan rutinitasnya. Bayangkan bagaimana dia harus mengatur waktu belajar, praktik, sekaligus menyusun laporan-laporan yang tak kunjung habis.

2. Hargai Waktu yang Dia Luangkan Untukmu – Mungkin ada kalanya kamu ingin berlama-lama bersamanya, menghabiskan waktu berdua, bercerita tentang banyak hal. Tapi ternyata dia hanya memiliki waktu terbatas untukmu. Cobalah untuk menghargai waktu yang ia berikan itu walaupun menurutmu masih kurang dan ini merupakan cara menjaga hubungan dengan pacar agar langgeng. Sesibuk apa pun waktunya, dia masih menyempatkan diri untuk menemuimu.

3. Jangan Terlalu Banyak Menuntut – Pahami bahwa ia sedang berjuang untuk meraih masa depannya. Begitu juga dirimu. Yakinlah bahwa kalian sedang bersama-sama melangkah ke arah yang lebih baik dari saat ini. Hubungan yang terlalu banyak menuntut tidak akan berjalan dengan baik dan akan menjadi penyebab putus cinta.


4. Berikan Kepercayaan Padanya – Mungkin kamu akan merasa cemburu dengan orang-orang di sekitarnya yang bisa bertemu setiap hari dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan pacarmu. Tapi jangan sampai rasa cemburu itu justru menjadi akar pertengkaran kalian. (baca : ciri orang sedang cemburu)

5. Berusahalah untuk Selalu Menjadi Suporter Paling Fanatik – Pastikan bahwa dirimu selalu ada untuknya. Dia pasti akan sangat berterimakasih padamu dan menilai bahwa kamu memang pasangan yang tepat untuknya.

Sekian artikel mengenai suka duka dan tips menjadi pacar anak kedokteran. Semoga bermanfaat!

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Pacaran