Kenali 7 Penyebab Pernikahan Dibawah Umur Pada Remaja

Pernikahan seharusnya dilakukan setelah memiliki kesiapan dan kematangan dalam berumah tangga. Juga, pernikahan seharusnya ditujukan kepada pria dan wanita yang telah cukup umur untuk menikah dan dewasa dalam pemikirannya. Dikarenakan pernikahan bukanlah sesuatu yang mudah untuk dijalani karena di dalamnya ada tanggung jawab yang besar sesuai peran yang dijalani.

ads

Pada kasus pernikahan dibawah umur, justru banyak menimbulkan berbagai permasalahan di dalamnya. Jelas bahwa pernikahan dibawah umur tidaklah disarankan dan juga tidak bisa dibenarkan. Hanya saja karena beberapa hal, pernikahan dibawah umur masih sayang dijalani oleh seseorang. Adapun beberapa penyebab pernikahan dibawah umur yang sering terjadi dalam masyarakat adalah sebagai berikut.

1. Hamil diluar nikah

Salah satu penyebab pernikahan dibawah umur yang banyak terjadi dalam kehidupan adalah menikah karena terlanjur hamil sebelum menikah. Hal ini kerap terjadi pada remaja yang merupakan akibat dari pergaulan bebas di kalangan pelajar. Jelas pernikahan dini ini terjadi karena keterpaksaan.

2. Menghindari zina

Anak berusia remaja yang menikah termasuk dalam kategori usia dini untuk menikah. Usia remaja tidak membatasi seseorang untuk dewasa dalam pemikiran. Banyak saat ini anak remaja yang terpengaruh pergaulan masa kini dimana mereka sudah melakukan gaya pacaran yang salah. Yang mana mereka sudah terlalu jauh dalam berpacaran hingga melakukan hubungan yang tidak seharusnya yang menjadi salah satu kenakalan anak jaman sekarang.

Ketika ketahuan oleh orang tua, maka pernikahan usia dini dijadikan sebagai solusi pergaulan bebas. Penikahan usia dini juga dilakukan sebagai cara menghindari zina bagi remaja dan kawula muda agar tidak terjadi malapetaka akibat zina.

3. Ekonomi

Tidak bisa dipungkiri, kemiskinan termasuk dalam faktor penyebab pernikahan dibawah umur. Umumnya terjadi pada anak perempuan dari keluarga yang kekurangan. Dimana orang tua harus melepas anak perempuannya untuk dinikahi oleh seorang pemuda. Hal ini lantaran agar anak bisa hidup bercukupan dan sedikitnya bisa meringankan beban orang tua yang memiliki keterbatasan dalam pendapatan.

4. Pendidikan rendah

Penyebab pernikahan dibawah umur berikutnya adalah pendidikan yang rendah, baik pada remaja maupun orangtua. Anak yang berpendidikan rendah pada umumnya juga berkaitan dengan masalah perekonomian dimana orangtuanya tidak memiliki kemampuan untuk membiayai pendidikan anak, sehingga anak harus putus sekolah.

Tak jarang anak perempuan yang putus sekolah yang memiliki keterbatasan dalam mencari pekerjaan kerap dinikahkan orang tua. Orang tua beranggapan bahwa anak perempuan yang putus sekolah dan akan sulit mencari pekerjaan lebih baik dinikahkan saja dengan seseorang yang mau menjadikannya istri.

5. Budaya dan tradisi

Meski zaman sudah modern, namun pada beberapa daerah masih ada masyarakat yang masih kental budaya dan tradisinya. Salah satu tradisi yang turun temurun adalah menikah di usia dini. Meski sudah jarang terjadi tapi masih ada yang menuruti adat dan tradisi ini mentah-mentah. Sehingga pernikahan di usia dini menjadi sesuatu yang lazim dan sudah biasa.


6. Keterpaksaan

Keterpaksaan juga menjadi penyebab pernikahan dibawah umur terjadi. Keterpaksaan untuk menikah bisa meliputi kehendak si remaja sendiri, sehingga orang tua terpaksa untuk menikahkannya mengingat si anak yang terjerumus dalam perzinaan. Keterpaksaan karena perbuatan si anak yang telah menghamili seorang gadis. Dan berbagai keterpaksaan lainnya dimana orang tua harus memilih jalan untuk menikahkan anaknya yang masih remaja.

7. Minimnya pengetahuan akan bahaya menikah usia dini

Kurangnya pengetahuan tentang bahaya menikah usia dini juga menjadi faktor penyebab pernikahan dibawah umur, umumnya hal ini mengarah pada tradisi. Minimnya pengetahuan tentang akibat menikah terlalu muda oleh si remaja dan keluarga membuat pernikahan usia muda bisa terjadi.

Menikah di usia muda dapat menyebabkan berbagai komplikasi saat hamil dan melahirkan bagi remaja perempuan yang secara biologis belum matang, juga secara pesikologis dimana anak remaja belum mampu sepenuhnya bertanggung jawab pada perannya yang bisa menyebabkan stres dan depresi, dan emosi yang masih labil dalam menghadapi berbagai permasalahan rumah tangga sehingga bisa berakhir pada perceraian.

Itulah 7 penyebab pernikahan dibawah umur yang umumnya terjadi dalam masyarakat. Belajar dari hal dan penyebab pernikahan dibawah umur yang sering terjadi, diharapkan kita mampu ambil andil dalam menghindari terjadinya pernikahan dini. Entah itu kepada anak, keluarga dan para remaja dalam lingkungan sekitar dengan menjaga mereka agar terhindari dari pergaulan bebas yang menjadi pengaruh besar dalam menyebabkan terjadinya pernikahan usia dini.

, ,
Oleh :
Kategori : Pernikahan