10 Cara Menasehati Anak Agar Nurut Terhadap Orang Tua

Setiap anak memiliki kepribadian dan karakter yang berbeda beda. Itu semua bergantung dari pengalaman yang dia dapatkan. Contohnya, anak yang kurang kasih sayang akan memiliki psikologi anak kurang kasih sayang. Sebaliknya, anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh kasih sayang akan tumbuh dengan baik. Mereka biasanya dapat mengikuti perintah orang tua dengan baik.

Tapi, memiliki anak yang tidak menurut sangat sering orang tua temui. Mengatasi anak yang tidak penurut pasti sangat susah dan menyebalkan. Tapi sebenarnya, hal tersebut bukanlah hal yang susah. Asalkan orang tua tahu trik jitu bagaimana cara menasihati anak agar turut.

Tanpa omong terlalu panjang, langsung saja yuk kita simak 10 cara menasihati anak agar menuruti apa yang orang tua inginkan!

1.Pikirkan karakter si anak

Mengetahui karakter dan usia anak sangat penting. Mendidik anak usia 5 tahun dengan mendidik anak usia 10 tahun jelas berbeda. Mengetahui karakter anak membantu orang tua bisa menyesuaikan caramu menasehati. Untuk anak laki, orang tua biasanya perlu memberikan nasehat yang singkat dan padat. Sedangkan untuk anak perempuan, biasanya lebih senang jika melibakan perasaan. Intinya, sesuaikan dengan karakternya.

2. Pastikan tempatnya cocok

Jangan nasehati anak di tempat umum, di depan orang-orang. Anak juga punya harga diri dan dia juga bisa merasa malu. Membuat dia malu hanya akan membuatnya semakin membencimu. Alhasil, dia tidak akan pernah menuruti nasehatmu. Jadi, bawa anak tersebut ke tempat yang cukup sepi untuk berbicara 4 mata.

3. Jangan mengomel, menggerutu atau menggunakan kekerasan

Jangan buat anak kesal dengan omelan dan menggerutu. Anak juga punya emosi. Anak bisa kesal kalau orang tua memberikan nasehat dengan nada kesal dan berapi api. Apalagi menggunakan kekerasan. Agar anak menuruti nasehat orang tua, pastikan orang tua tidak membuat anak-anak menjadi kesal. Ini kunci pertama agar anak-anak bisa menghargai kata kata orang tua.

4. Jangan tunjukkan kekuasaan orang tua miliki

Menunjukkan siapa atau peran orang tua terhadap si anak hanya membuat anak-anak muak. Menggunakan kekuasaan hanya akan membuat anak merasa rendah diri dan kesal. Sama seperti orang tua, mereka tentunya tidak senang jika seseorang berusaha mendominasi hidup mereka. Orang tua pasti tidak senang dengan orang yang memaksa orang tua melakukan apa yang anak-anak inginkan,dan setiap anak juga begitu.

5. Bicaralah dengan lembut dan tunjukkan respek

Daripada mengomel dan menceramahi anak, cobalah berikan kata kata yang lembut dan tunjukkan respek pada anak. Perlakuan seperti itu tentunya akan membuat anak senang dan merasa dihargai. Hati anak akan melunak dan siap melakukan apapun nasehat dari orang tua.

6. Memahami perasaan anak

Hal terjitu lainnya adalah menunjukkan bahwa sebagai orang tua dapat memahami perasaannya. Ucapkan kalimat seperti, “ saya paham kenapa kamu ingin sekali lakukan ini, waktu saya seumuranmu, saya juga…” . Jika anak merasa dihargai dan dipahami, niscaya 100% dia akan mengikuti dan tunduk pada nasehat orang tua.

7. Membantu dan membuka pandangan

Coba Bantu anak untuk membuka pandangannya dan memahami perintah orang tua dengan menasehati dari sudut pandang lain. Daripada hanya memarahi dan memberikan larangan, cobalah berikan alasan alasan yang jitu kenapa seorang anak perlu melakukan alasan orang tua melarangnya. Hal ini akan membuat anak paham dan lebih ingin menuruti nasehat orang tua.

8. Manfaat menuruti perintah orang tua

Memberi tahu anak-anak akibat dari perbuatannya bisa membuatnya lebih paham. Misalnya akibat orang yang sering berbohong atau akibat berbuat tidak sopan terhadap orang lain. Selain itu, memberi tahu manfaat kenapa dia perlu mengikuti nasihat orang tua akan sangat membantu anak-anak memahami bahwa mengikuti perintah orang tua sebenarnya malah menguntungkan dirinya.

9. Coba berikan dia solusi lain

Daripada ceramah, larangan dan menyudutkan anak, cobalah berikan solusi untuk anak. Usahakan beri win win solusion. Anak akan lebih mudah mengikuti nasehat orang tua jika dia juga merasa diuntungkan. Misalnya, orang tua ingin seorang anak belajar lebih giat. Menceramahinya hanya memperburuk suasana dan semangat belajarnya. Sebaliknya, orang tua bisa ajukan tantangan, kalau anal-anak giat belajar dan nilai bagus maka orang tua akan membeli barang yang si anak inginkan.

10. Berikan pujian ke anak

Penting untuk orang tua belajar dan memahami cara mengendalikan emosi diri dan rasa kesal dalam anak-anak. Coba lihat sifat baik dan hal hal baik yang sudah anak tersebut lakukan. Berikan pujian atas kerja baiknya. Memberikan pujian membuat anak tersentuh dan ingin mengikuti nasehat apa yang orang tua sampaikan.

Itu dia 10 cara terbaik membantu anak agar menuruti keinginanmu. Berikan dia nasehat dengan cara yang baik dan hangat. Sama seperti kita, anak juga senang jika tahu mereka dihargai. Cara mendidik anak agar patuh yang benar juga akan mempengaruhi caranya menanggapi nasehatmu.

Jadi, pada intinya, saat menasehati anak, jangan tunjukkan bahwa orang tua adalah orang yang berhak mengatur atur hidupnya. Sebaliknya, cobalah menjadi orang yang rendah hati. Coba dengarkan, pahami dan respek terhadap anak. Berikan nasehat yang membuat anak-anak senang dan merasa dihargai. Alhasil, dia pasti akan selalu taat pada orang tua.

, , , , , , ,
Oleh :
Kategori : Orang Tua