Begini 7 Penyebab Seseorang Menjadi Psikopat, Bisa Jadi Ada di Diri Anda !

Psikopat adalah salah satu penyakit kejiwaan yang dapat menimpa siapa-saja. Tua, muda, anak-anak, dan juga dewasa dapat mengalami penyakit ini. Kelainan psikopat tidak disebabkan oleh suatu penyakit. Meskipun begitu, dampak yang bisa ditimbulkan karena psikopat ini sangat merugikan siapapun. Bahkan, bisa membuat seseorang atau makhluk hidup merasakan siksaan baik secara batin maupun fisik.

ads

Masalah yang sudah pasti diterima oleh pengidap psikopat ini tentu saja adalah adanya gangguan pada kejiwaannya. Ciri ciri wanita psikopat maupun ciri-ciri pria yang psikopat memiliki kesamaan dalam penyebabnya. Oleh sebab itu, agar kita lebih paham lagi, berikut 7 penyebab seseorang menjadi psikopat yang perlu diketahui.

1. Kesalahan dalam pola asuh

Sikap dan sifat yang dimiliki seseorang tidak akan jauh dari bagaimana cara dia diasuh. Orang yang menjadi psikopat rata-rata terjadi karena kesalahan dalam pola asuh di keluarganya. Umumnya, orang tua yang tidak mengerti cara mendidik anak yang baik seperti tidak memperhatikan anak, sering memarahinya, tidak merawat, dan sering memberikan kekerasan mempunyai peluang yang besar akan jadi psikopat saat dewasa nanti.

2. Tekanan yang besar

Seperti yang sudah disebutkan di awal, orang yang mengalami psikopat merupakan orang yang terkena gangguan pada jiwanya. Nah, salah satu faktor yang dapat memengaruhi kejiwaan seseorang adalah adanya tekanan secara batin. Semakin besar tekanan batin yang diterima, maka semakin besar pula tingkat stres yang diterimanya. Stres itulah yang menyebabkan seseorang dapat menjadi psikopat. Oleh sebab itu, cara menghadapi masalah hidup perlu diberikan pada orang-orang seperti ini.

3. Adanya keinginan menjadi terlihat hebat

Seseorang yang sangat terobsesi untuk menjadi paling kuat, paling hebat, dan paling diatas segala-galanya memiliki potensi untuk menjadi psikopat. Mengapa bisa begitu? Sebab orang yang semacam itu akan melakukan segala cara agar tujuannya bisa tercapai.

Contohnya, dia akan melakukan kecurangan, membunuh seseorang yang dianggapnya akan menghalangi ambisinya, dan melakukan tindakan-tindakan negatif lainnya. Meskipun tidak semua orang yang ambisius itu berpotensi psikopat, akan tetapi, ciri ciri orang yang ambisius memilki peluang untuk menjadi psikopat.

4. Obsesi terhadap seseorang

Seseorang yang menyukai lawan jenisnya merupakan hal yang sah-sah saja. Akan tetapi, ketika rasa cinta itu berubah menjadi sebuah obsesi, maka hal tersebut tidaklah normal lagi. Orang yang memiliki obsesi terhadap seseorang dapat membuat dia menjadi psikopat jika sudah ke tingkat yang lebih parah.

Contohnya, dia akan terus menelepon sesering mungkin, cemburu yang terlalu berlebihan, bahkan bisa sampai mengekang orang yang dicintainya. Memang terlihat hampir sama dengan posesif, akan tetapi tindakan seseorang yang psikopat jauh lebih mengerikan.

5. Tidak diberikan kasih sayang

Seperti yang sudah disinggung pada poin awal jika seseorang yang tidak mendapatkan kasih sayang akan berpotensi menjadi seorang psikopat kedepannya. Hal tersebut bisa terjadi karena dengan mendapatkan kasih sayang baik dari keluarganya maupun orang-yang dicintainya dapat menenangkan pikiran, emosi, dan juga stres yang dialaminya.

Maka dari itu, ketika seseorang tidak mendapatkan kasih sayang, pikirannya akan dipenuhi kebencian sehingga hal tersebut menyebabkan dia mejadi lebih stres dan emosinya akan sulit terkendali. Oleh sebab itu, kasih sayang sangat penting diterima oleh setiap manusia.

6. Sering mendapatkan penindasaan

Penindasan atau istilah terkenalnya adalah bullying juga dapat membuat seseorang mengalami psikopat. Bullying ini tidak hanya menjadi kenakalan anak zaman sekarang. Akan tetapi, juga bisa terjadi dilingkungan kampus, kerja dan juga masyarakat.

Banyak yang tidak sadar jika tindakan penindasan baik secara fisik maupun batin dapat menjadi penyebab seseorang mengalami psikopat. Memang kalau hanya sekali atau dua kali tidak akan langsung membuat korban penindasan akan menjadi psikopat. Akan tetapi jika dilakukan secara terus menerus dan bahkan sudah terlalu parah, itu bisa menjadi pemicunya.


7. Sering menonton tayangan yang lebih banyak kekerasan

Tontonan pun juga dapat memengaruhi sikap seseorang, terutama usia anak-anak. Oleh sebab itu, di dalam perfilman maupun sebuah game, sudah disertakan rating penonton atau pengguna. Rating tersebut mulai dari semua umur sampai dewasa. Hal tersebut dimaksudkan agar penonton maupun pengguna dapat menikmatinya sesuai dengan usia agar tidak terjadi penyimpangan mental terutama untuk anak-anak.

Contohnya saja, ketika ada seorang anak yang dibiasakan menonton film atau memainkan game yang bertemakan kekerasan dan juga horor, maka hal tersebut dapat membuat si anak akan menjadi psikopat. hal tersebut bisa terjadi karena pada usia anak-anak masih meniru apa yang di tunjukan padanya. Ketika ada adegan yang menyenangkan maka anak akan menangkap hal tersebut dapat menggembirakan. Sama halnya dengan film maupun game kekerasan, ketika anak melihat adegan tersebut, maka adegan tersebut dianggap “wajar” dan juga “menyenangkan”.  Dari situlah sikap anak tersebut bisa menjadi seseorang yang psikopat.

Itulah penyebab seseorang menjadi psikopat yang perlu diketahui. Setelah melihat apa yang menjadi apa saja yang menjadi pemicunya, bisa disimpulkan kalau psikopat terjadi karena adanya gangguan pada kejiwaan seseorang yang disebabkan stres dan juga tekanan yang hebat di dalam dirinya. Oleh sebab itu, cara untuk dapat mengurangi terjadinya psikopat seseorang adalah dengan memberikanya kasih sayang. Baik kasih sayang dari keluarga maupun orang-orang yang dicintainya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kamu semua.

, , ,