7 Fakta Pernikahan Tanpa Resepsi yang Patut Anda Ketahui

Resepsi dalam sebuah pernikahan memang bukan hal yang wajib untuk dilakukan. Ada banyak alasan mengapa orang-orang memilih untuk melakukan pernikahan tanpa resepsi ini. Misalnya saja Persiapan Pernikahan yang masih belum terlaksana dengan baik. Resepsi pernikahan tentunya membutuhkan Cek List Persiapan Pernikahan yang lengkap beserta segala rincian biayanya.

Jadi, hal ini kerap kali menjadi pertimbangan mengapa orang lebih memilih melakukan pernikahan tanpa resepsi tersebut. Namun, sebelum terlanjur memilih apakah harus melakukan resepsi atau tidak, berikut beberapa poin penting yang harus diketahui dalam masalah pernikahan tanpa resepsi, yaitu:

1. Perbincangan Orang Lain

Bukan hal yang aneh jika melakukan pernikahan tanpa resepsi akan menjadi omongan banyak orang. Terutama orang-orang yang dekat seperti keluarga, tetangga dan kerabat. Pasalnya, banyak pemikiran buruk yang datang jika tidak melakukan resepsi. Hal yang paling buruk adalah dugaan “hamil duluan” yang mendarah daging di masyarakat kita dalam pernihakan tanpa resepsi tersebut.

Tentunya ini bukanlah hal yang harus dilakukan. Namun, stigma masyarakat akan sangat sulit diubah tentang adanya sebuah resepsi. Mereka akan beranggapan bahwasanya ada sesuatu yang tidak ingin diketahui khalayak banyak sehingga resepsi ini tidak dilakukan. Tapi, jika kalian mantap untuk berumah tangga tanpa memperdulikan omongan orang lain, maka ini patut diapresiasi.

2. Hemat Budget

Ya, pastinya resepsi pernikahan menghabiskan banyak budget dalam List Persiapan Pernikahan tentunya kita harus m,engetahui bahasanya biaya resepsi meakan 60% dari semua biaya list pernikahan. Tapi selalu ada solusi seperti Tips Pernikahan Low Budget. hanya saja, alokasi dana mungkin lebih diperlukan unttuk banyak masalah lainnya. Jadi, lebih memilih untuk melakukan pernikahan sederhana yang tidak dibarengi dengan sebuah resepsi.

3. Proses Pernikahan Lebih Singkat

Bayangkan saja, waktu yang dihabiskan untuk resepsi bisa mencapai 2 hingga 7 hari. Ini termasuk acara di kedua tempat mempelai. jadi, jika menikah tanpa mengadakan resepsi maka akan jauh lebih singkat. Anda dan pasangan bisa lebih mudah dan tidak terlalu capek dengan serangkaian acara yang pastinya menguras tenaga tersebut. Bayangkan saja, kita harus tetap tanpil maksila untuk menyambut tamu undangan dalam rangkaian acar yang memakan waktu berhari-hari tersebut.

Hal ini tidak akan dirasakan oleh orang-orang yang menikah tanpa harus melaksanakan resepsi. Setelah melakukan acara pernikahan maka mereka bisa bersantai dan lebih menikmati suasana pernikahannya tanpa harus terlalu capek dan menguras banyak tenaga. Jadi, pengantin baru tersebut bisa maksimalkan tenaga dan menikmati keindahan hari istimewa mereka.

4. Alokasi Dana Terarah

Bukan berarti, orang-orang yang mengadakan resepsi tidak bisa mengalokasikan dana mereka pada kebutuhan lain. Namun, bagi mereka yang hanya melakukan pernikahan tanpa harus mengadakan resepsi, dana yang tersisa pastinya bisa dimanfaatkan dengan baik untuk beragam kebutuhan lain setelah berumah tangga. Karena, kebutuhan yang diperlukan pastinya sudah lebih banyak, yakni untuk keperluan berdua.

Jadi, dana yang tersisa setelah keperluan pernikahan bisa dengan baik dialokasikan kepada kebutuhan lain yang lebih diperlukan. Sehinga, anda yang tidak melangsungkan resepsi tidak lagi repot mengumpukan dana untuk hidup berdua selanjutnya. Setidaknya dana untukresepsi bisa ditabungkan, bukan?

5. Undangan Terbatas

Ya, tentu saja daftar undangan jika tidak melakukan resepsi akan terbatas dari pada pernikahan dengan resepsi. Terkadang, yang datang diacara pernikahan hanyalah keluarga dan kerabat dekat saja. Atau mungkin siapapun yang mengetahui masalah pernikahan ini. Jadi, anda dan pasangan hanya perlu melakukan pemberitahuan secara langsung, person to person atau memberitahukan melalui media sosial.

Untungnya, jika tidak melakukan resepsi, maka anda dan pasangan tidak lagi perlu untuk mencetak ratusa hingga ribuan undangan tertulis. Menyebarkan undangan tersebut dan menyambut semua tamu yang nantinya hadir. Inilah plus dan minus ketika kita melakukan sebuah pernikahan tanpa resepsi tersebut.

6. Terasa lebih Intim

Tentu saja, undangan dengan tamu yang terbatas di dalam sebuah acar pernikahan meningkatkan rasa intim diantara pasangan. Karena, tamu yang hadir hanyalah keluarga dan teman terdekat saja. Mereka yang hadir nantinya akan menjadi saksi cinta suci yang akan kalian ikrarkan. Jadi tidak terlalu publik dan terbuka. Terkadang, ada beberapa pasangan yang lebih memilih keintiman pernikahan seperti ini.

7. Bulan Madu Lebih Lama

Waktu yang dihabiskan untuk pesta resepsi bisa dijadikan sebagai waktu untuk berbulan madu. Hal ini pastinya disukai oleh banyak pasangan. Apalagi para pekerja yang mendapatkan cuti nikah dengan batasan waktu yang sedikit. Jadi, anda dan pasangan lebih nyaman menikmati waktu berdua dengan berbulan madu ditempat pilihan.

Demikianlah fakta penting mengenai pernikahan tenpa resepsi. Mengadakan atau tidak, resepsi adalah sebuah pilihan bagi pasangan yang ingin menikah. hal yang terpenting adalah mengerti tujuan dari pernikahan itu sendiri.

, ,
Oleh :
Kategori : Pernikahan