8 Cara Menyelesaikan Masalah Suami Istri di Dalam Islam Sesuai Syariat

Pernikahan adalah suatu ikatan yang menghubungkan dua insan manusia, yaitu lelaki dan perempuan yang sudah resmi baik secara agama maupun negara. Tentunya tujuan pernikahan sendiri adalah membangun keluarga sakinah, mawadah, warrahmah. 

ads

Di dalam Al-Quran sudah dijelaskan :

“Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu Yang menciptakan kamu dari satu jiwa darinya Dia menciptakan jodohnya, dan mengembang-biakan dari keduanya banyak laki-laki dan perempuan, dan bertakwalah kepada Allah SWT. yang dengan nama-Nya kamu saling bertanya, terutama mengenai hubungan tali kekerabatan. Sesungguhnya Allah SWT adalah pengawas atas kamu.” (An-Nisa:1)

Buat yang sudah menikah, permasalahan di dalam rumah tangga pastilah selalu hadir. Baik itu masalah yang terbilang sepele sampai masalah yang rumit. Di dalam rumah tangga, Baik suami dan istri tetap memiliki pendapat dan pikirannya masing-masing sehingga untuk bisa menyelesaikannya adalah tergantung suami dan istri itu sendiri. Namun, di dalam islam, sudah diberlakukan solusi rumah tangga bermasalah. Berikut 8 cara menyelesaikan masalah suami istri di dalam islam.

     1. Berpegang teguh kepada Al-Quran

Poin pertama adalah tentu saja dengan berpedoman pada Al-Quran. Apapun masalah yang menimpa, bacalah Al-Quran dan pahami maknanya. Hal ini dapat membuat hati tenteram dan damai dan yakinlah setiap permasalahan dapat ditemukan.

     2. Gunakanlah kasih sayang

Sebenarnya, setiap permasalahan tidak harus diselesaikan dengan jalan pertengkaran.  Cara yang lebih musyawarah pun bisa dilakukan. Akan tetapi, ego setiap manusia yang menjadikan masalah tersebut menjadi rumit dan bahkan bisa menambah masalah baru.

Allah SWT berfirman :

“Maka disebabkan rahmat dari Allah lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka, sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (Qs. Ali Imran: 159).

Oleh sebab itu, cobalah selesaikan setiap masalah dengan menonjolkan kasih sayang dan musyawarah. Yakinlah, masalah akan dapat diselesaikan tanpa ada korban.

     3. Berpikirlah dari sudut pandang dia

Untuk bisa menyelesaikan masalah, tidak hanya berdasarkan pendapat sudut pandang suami, tetapi juga dengarkan pendapat sudut pandang istri. Hal ini bermaksud untuk memahami posisinya ketika masalah terjadi pada suami dan istri. Dengan hal ini, kedua insan ini dapat memahami sudut pandang masing-masing sehingga solusinya dapat dipecahkan.

     4. Hindari Sikap Egois

Seperti yang sempat disinggung pada poin ke 2, Setiap manusia memiliki egonya masing-masing. Akan tetapi seseorang yang iman dan takwanya sudah kuat, akan lebih bisa untuk mengontrol egonya. Cobalah untuk bisa menuurunkan ego masing-masing. Baik itu dari pihak suami maupun pihak istri. Jika sudah punya anak, cobalah pandangilah mereka. Ingat! anak-anak tetap membutuhkan kasih sayang orang tua. Jangan sampai karena keegoisan orang tuanya, masa depan anak jadi terlantar.


     5. Cobalah bersikap terbuka 

Saat kita sudah menjadi pasangan suami istri, sudah saatnya tidak ada yang perlu ditutup-tutupi. Jika istri ada masalah, bicarakan dengan suami, begitu juga sebaliknya. Jika ada uneg-uneg yang tidak disampaikan secara terbuka, maka akan terjadi kesalahpahaman. Akibatnya, masalah tidak akan selesai, dan justru akan menjadi penyebab rumah tangga tak bahagia.

     6.  Lakukan musyawarah

Jika permasalahan masih menemui jalan buntu, cobalah lakukan musyawah. Musyawarah sangat penting untuk menyelesaikan masalah karena dapat menemukan solusi yang adil dan mufakat. Musyawarah pun juga dijelaskan di dalam Al-Quran :

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertakwallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” (QS. Ali-Imran: 159)

Oleh sebab itu, apapun masalah yang sulit ditemukan solusinya, bisa dengan menempuh cara musyawarah. 


     7.  Selesaikan dengan sikap dewasa

Jika masalah suami dan istri ingin cepat selesai, janganlah menggunakan sikap yang kekanak-kanakan. Contohnya, tidak pernah berbicara selama berhari-hari atau malah sampai berminggu-minggu, pisah ranjang, tidak mau makan di satu meja, dan sebagainya. Setiap ada masalah apapun cobalah untuk bersikap tenang dan dingin, diskusikanlah secara baik-baik, dan diharapkan suami dan istri juga dapat menunjukan sikap tanggung jawab agar masalahnya cepat selesai.

     8. Saling memaafkan

Masalah tidak akan selesai jika kedua belah pihak tidak pernah mau saling memaafkan. Padahal Allah SWT sangat menyukai manusia yang saling memaafkan, seperti yang dijelaskan di dalam Al-Quran:

“Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima) Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.” (QS. Al-Baqarah : 263)

Oleh sebab itu, cobalah untuk belajar cara menenangkan hati dan pikiran dan belajar untuk saling memaafkan satu sama lain.

Itulah 8 cara menyelesaikan masalah suami istri di dalam islam. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kamu semua.

, , ,
Oleh :
Kategori : Suami Istri