Cerita Seorang Anak yang Mencintai Ibunya Meski Bukanlah Orangtua Kandungnya

Ibu adalah malaikat bagi seorang anak. Ibu adalah orang yang paling tulus membesarkan anak-anaknya dalam segala keadaan dan situasi kehidupan yang ia lalui. Tentu tidak mudah membesarkan seorang anak karena banyak perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan seorang ibu. Contohnya saja, ibu rela menahan lapar demi anak-anaknya. Jadi, sudah seharusnya seorang anak berlaku sama kepada ibunya setelah ia beranjak dewasa. Bagaimana jika ternyata seorang anak menyadari bahwa ia adalah anak adopsi dan bertemu dengan ibu kandungnya? Siapakah kira-kira yang akan ia pilih? Berikut adalah cerita seorang anak yang mencintai ibunya meski ia tahu bahwa ternyata itu bukanlah ibu yang melahirkannya.

Cerita Seorang Anak yang Mencintai Ibunya

Cerita seorang anak yang mencintai ibunya dengan tulus dimulai dari kehadiran seorang ibu yang mendapat titipan seorang anak laki-laki yang tampan bernama Dio. Dio anak yang lahir di luar pernikahan harus dibesarkan ditangan ibu angkatnya. Dio diberikan pihak keluarga kepada ibu angkatnya demi menutupi aib keluarga. Ibu angkat Dio, Darsiah bukan pula hidup dalam kecukupan harta untuk membesarkan Dio.

Ibu Darsiah membesarkan Dio layaknya seperti anak sendiri meski tidak dalam serba kekuarangan. Ibu kandung Dio, sama sekali tidak memberikan bantuan kepada ibu Darsiah agar Dio bisa minum susu dengan rutin dan makan cukup gizi. Terkadang, ibu Darsiah hanya bisa memberikan segelas teh manis untuk Dio yang mungil. Dio semakin beranjak dewasa dan yang ia tahu ibu Darsiah adalah ibu yang melahirkannya. Mereka hidup dengan pas-pasan sehingga seringkali Dio harus membantu ibunya berdagang kecil-kecilan. Sementara ayah angkat Dio bekerja sebagai buruh dengan upah yang pas-pasan sehingga mereka tidak bisa memberikan kehidupan mewah untuk Dio.

Sejak kecil, Dio kerap mendapatkan pernyataan dari orang-orang sekitar bahwa dirinya bukanlah anak kandung ibu Darsiah. Seringkali Dio menangis dan menanyakan kebenarannya pada orang tua angkatnya. Jelas saja, ibu dan ayahnya itu mengatakan bahwa apa yang dikata orang-orang tidaklah benar. Singkat cerita, tanpa disadari Dio mengetahui kebenaran cerita orang-orang tentang dirinya yang ternyata benar bukan anak kandung dari ayah dan ibunya. Ia menemukan sebuah surat dari orang tua kandungnya yang meminta ibu Darsiah untuk merawat Dio dengan baik.

Dio pun mencari kebenarannya dengan bertanya langsung pada ibu Darsiah. Menyadari Dio sudah dewasa dan sudah harus mengetahui segalanya, ibu Darsiah pun akhirnya mengatakan apa yang sebenarnya terjadi. Tentu saja ia tidak menyangka dan sangat syok dengan kenyataan yang ia hadapi. Bahkan ia tahu siapa sebenarnya ibu kandungnya karena pernah beberapa kali beliau berkunjung sebagai tamu. Kabar ini pun sampai pada ibu kandung Dio dan beliau pun mendatangi Dio dengan segala permohonan maafnya karena tidak membesarkan Dio dengan kasih sayangnya.

Antara marah dan sedih, pikiran Dio berkecamuk dan belum bisa memaafkan orang tuanya. Namun seiring berjalannya waktu, ia bisa menerima kenyataan dan mulai membangun hubunga baik dengan orang tua kandung. Karena beliau hidup dalam berkecukupan, ia memanjakan Dio dengan membelikan banyak benda kebutuhan hingga uang jajan untuk Dio. Sampai suatu hari, ibu kandungnya mengajak Dio untuk tinggal bersamanya. Apa yang dilakukan Dio? Apakah ia akan ikut dengan ibu kandungnya dan hidup senang?

Ibu Darsiah tentu sedih namun tidak ingin menghalangi Dio untuk berkumpul kembali dengan keluarganya. Ibu Darsiah pun telah mengatakan pada Dio bahwa ia baik-baik saja jika Dio pergi dengan orangtuanya dan sudah saatnya ia mendapat kasih sayang dari orang tua kandungnya. Namun, Dio lebih memilih untuk hidup sederhana dengan ibu Darsiah yang sudah ia anggap ibu kandung sendiri. Ia lebih mencintai ibu angkat yang telah membesarkannya dengan cinta dan kasih sayang meski dengan kekurangan. Cinta Dio sama besarnya dengan cinta ibu Darsiah sehingga ia lebih memilih bersama ibu Darsiah.

Demikianlah cerita seorang anak yang mencintai ibunya meski itu adalah ibu angkatnya. Bagi Dio, ibu Darsiah yang telah membesarkannya lebih pantas ia cintai daripada ibu kandung yang menelantarkannya. Pada artikal lainnya, simaklah dampak anak perempuan kekurangan kasih sayang ibu, cara membahagiakan ibu, cara agar tidak menjadi anak durhaka terhadap orang tuanya serta berbagai artikel lainnya tentang cerita cinta terlarang yang mengharukan, cerita cinta sedih antara sepasang kekasih, cerita cinta romantis yang membuat kita terharu dan berbagai kisah paling mengharukan tentang cinta yang asyik untuk disimak.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Kisah Cinta