15 Cara Baikan Dengan Suami Setelah Bertengkar Hebat

Setiap hubungan cinta ada pasang surutnya, walaupun pada pasangan cinta yang sudah terikat janjinya sebagai hubungan suami dan istri. Berumah tangga justru memiliki banyak permasalahan sehingga tak jarang juga sering bertengkar dan berdebat. Komunikasi pun cenderung terganggu, bahkan terkadang saling tidak menyapa. Yang paling parah adalah sikap mereka ketika pertengkaran tak kunjung selesai. Pasangan suami-istri terkadang memiliki kesusahan untuk mencari jalan atau cara berbaikan usai pertengkaran terjadi. Sehingga mereka justru saling tidak berbicara satu sama lain dalam waktu yang lama. Hal – hal dibawah ini adalah cara – cara untuk berbaikan dengan suami setelah bertengkar:

ads

1. Membuka Perbincangan

Suasana awkward yang berkembang disaat pasangan suami istri bertengkar membuat keduanya sulit atau enggan untuk memulai dan membuka sebuah perbincangan. Sehingga, keduanya saling berdiam, tidak membuka suara, lebih memilih untuk tidak mengetahui apa – apa. Untuk berbaikan dengan suami, sebaiknya Istri tidak enggan untuk membuka perbincangan. Karena biasanya pihak yang paling sensitif adalah pihak Wanita. Jadi banyak kasus dimana sang Suami tidak kunjung memulai perbincangan karena merasa Istrinya belum ingin berbicara.

2. Bersikap Hangat

Bersikap hangat kepada Suami akan membuat hubungan Anda dengan Suami kembali berbaikan. Separah, sebesar apapun pertengkaran rumah tangga Anda, dengan kepedulian dan perhatian, jarak yang telah Anda ciptakan bersama Suami berangsur – angsur akan menghilang.

3. Perbanyak Kontak Fisik

Kasih sayang tidak selalu ditunjukkan dengan sikap dan perhatian, namun juga dengan adanya hubungan langsung atau kontak fisik. Ungkapkan kasih sayang Anda dengan cara apapun, untuk menunjukkan kepada Suami Anda bahwa Anda menginginkan untuk berbaikan.

4. Banyak Bicara

Biasanya, Istri akan sering mengomel dan berbicara sepanjang hari, dan di sisi lain Suami akan selalu mendengarkan. Jangan hilangkan kebiasaan ini bahkan pada saat setelah pertengkaran. Tetap melakukan kebiasaan-kebiasaan lama bahkan seusai pertengkaran akan membuat hubungan Anda dan Suami akan cepat berbaikan.

5. Rencanakan Quality Time

Pertengkaran mungkin bisa saja terjadi karena kurangnya quality time atau menghabiskan waktu bersama. Sehingga, perbanyak waktu untuk menghabiskan waktu berdua. Lupakan permasalahan rumah tangga sejenak, habiskan waktu romantis berdua bersama. Kenang waktu-waktu atau momen-momen berharga bersama. Luangkan pula untuk sekedar memberikan pujian untuk kerja keras yang telah Suami berikan untuk keluarga.

6. Beri Kejutan Kecil

Mungkin komunikasi dan beberapa kontak fisik akan mendekatkan kembali hubungan Anda bersama dengan Suami. Namun memberikan kejutan-kejutan atau kado-kado kecil seperti ini akan membawa senyum kecil dari Suami Anda dan berangsur-angsur hubungan Anda kembali seperti semula.

7. Perbaiki Cara Bersikap

Ada kalanya pertengkaran menyebabkan perubahan cara bersikap baik dari diri Suami maupun Anda. Sebelum cara bersikap ini berkembang bertambah besar dan jarak Anda dengan Suami pun semakin melebar, ubah cara bersiap Anda. Hilangkan awkward moment dan ubah menjadi romantic moment.

8. Sering Berikan Gurauan

Pertengkaran secara tidak langsung akan mengganggu beban Suami secara fisik maupun mental. Memberikan candaan atau gurauan akan membantunya meringankan beban yang sedang dipikulnya.

Artikel lainnya:

9. Membuat Makanan Favoritnya

Peran Istri di rumah adalah untuk melayani sang Suami ketika berada di rumah. Gunakan peran Anda yang satu ini untuk mengembalikan hubungan baik Anda bersamanya. Yaitu seperti misalnya membuatkan Suami makanan favorit. Tidak hanya membuat Suami betah di rumah, hal ini akan memperdekat hubungan Anda bersamanya.

10. Tidak Memendam Amarah

Jika Anda ingin berbaikan dengan Suami, janganlah menyimpan amarah terlalu lama. Menyimpan amarah dan kekesalan terlalu lama akan mempengaruhi sikap Anda kepada Suami. Baik dari kelakuan secara langsung ketika berada di rumah maupun dari mimik wajah. Sehingga memendam amarah terus menerus seperti ini tidak akan membuat hubungan Anda bersama Suami semakin lebih baik.

11. Jangan Meneruskan Perdebatan

Perbedaan persepsi dan sudut pandang itu selalu ada. Jikapun terjadi perdebatan, hal itu pasti terjadi karena salah satu pihak ataupun keduanya tidak bisa mengontrol emosi masing-masing. Sehingga, pertengkaran pun berangsur terjadi. Ketika emosi sudah menghilang, janganlah terus meneruskan perdebatan yang berlarut-larut. Selesaikan saja masalah dengan kepala dingin dan perbincangan santai. Dan setiap kali jika ada yang tidak bisa mengontrol emosi selama perdebatan, hentikan perbincangan sejenak agar pertengkaran tidak menjadi lebih parah.

12. Perhatikan Dari Dua Sudut Pandang

Sifat egois selalu saja terdapat pada sebuah hubungan, tak terkecuali suami istri. Cenderung berpikir dari satu sudut pandang dan tidak memandang secara luas. Untuk meminimalisir adanya sikap egois dalam sebuah hubungan, biasakan untuk memandang dari segala sesuatu dari banyak sudut pandang. Tidak hanya dari sudut pandang Anda sebagai Istri, namun juga dari pandangan sang Suami.

13. Beri Pelukan

Pelukan adalah kontak fisik yang paling efektif dalam sebuah hubungan. Pelukan merupakan bahasa fisik yang memiliki banyak sekali kemungkinan arti. Dalam sebuah hubungan, pelukan bisa berarti sebuah ekspresi menyayangi dan mencintai. Tetapi juga dapat berarti ekspresi memberikan semangat ataupun ketenangan saat sedang dirundung kesedihan. Namun jika digunakan pada saat seusai pertengkaran, pelukan bisa berarti sebuah ekspresi permohonan maaf dan kasih sayang. Itulah mengapa, pelukan adalah kontak fisik dan merupakan salah satu gaya bahasa tubuh yang sangat efektif untuk sebuah hubungan.

14. Meredakan Emosi Setiap Kali Memuncak 

Cara berbaikan dengan Suami tidak hanya dilakukan dengan memberikan kejutan, berkelakukan dan bersikap yang baik saja. Cara berbaikan dengan Suami juga bisa dilakukan dengan menunjukkan sikap Anda yang tidak lagi menginginkan pertengkaran yang lama terulang kembali, yakni dengan meredakan emosi.

Emosi bisa saja kembali kapan saja, sekali-kali masalah itu datang. Sehingga, setiap kali Anda ditemui masalah dan emosi Anda memuncak, cobalah untuk segera meredakannya agar pertengkaran tidak lagi kembali terjadi.

15. Beri Senyuman

Selain pelukan, senyuman juga merupakan bentuk kontak fisik yang efektif. Senyuman tidak hanya sebagai mantra bagi Anda sendiri untuk tetap bersikap tenang dan santai. Namun senyuman juga bisa menjadi mantra untuk menenangkan dan menyenangkan orang lain di sekitar kita. Senyuman ini nantinya juga akan dapat memperdekatkan Anda kembali dengan Suami.

Artikel lainnya:

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Saturday 23rd, September 2017 / 10:46 Oleh :
Kategori : Suami Istri