10 Cara Melatih Konsentrasi Anak Usia 5 Tahun dalam Belajar

Konsentrasi adalah suatu kemampuan diri untuk bisa fokus atau memusatkan perhatian pada sesuatu. Kemampuan berkonsentrasi ini dibutuhkan oleh semua orang dalam kehidupan sehari-hari agar bisa bekerja dengan baik dan belajar dengan baik. Namun masalahnya adalah terkadang kita lemah dalam berkonsentrasi akibat adanya hal lain yang mengganggu pikiran atau menarik perhatian. Begitu juga dengan anak-anak di usia 5 tahun yang akan sangat sulit sekali berkonsentrasi dalam mempelajari sesuatu karena dalam pikiranya dipenuhi keinginan untuk bermain dan berimajinasi.

ads

Jika anak dibiarkan tidak mampu berkonsentrasi maka dikhawatirkan bisa membuat perkembangan anak menjadi lambat dalam belajar. Untuk melatih anak berkonsentrasi dalam belajar di usia 5 tahun, simak beberapa cara berikut ini.

  1. Berikan anak waktu untuk belajar dan fokus dalam rentang singkat.

Anak-anak di usia 5 tahun lebih aktif untuk bergerak dan sulit untuk bisa diam. untuk melatih konsentrasi anak, berikan anak tugas yang singkat dan tidak memakan waktu banyak karena anak di usia ini hanya bisa fokus sebentar saja. Jika di berikan pembelajaran dalam waktu lama akan membuat anak menjadi jenuh dan belajarnya tidak akan selesai karena fokusnya dalam mengerjakan tugas telah hilang.

  1. Menjauhkan hal-hal yang mengganggu konsentrasi anak.

Anak yang sedang fokus dalam belajar akan terganggu konsentrasinya jika ada sesuatu yang menarik perhatiannya. Seperti adanya mainan di sekitarnya atau sesuatu lain yang ia sukai. Sebaiknya jauhkan semua hal yang dirasa bisa mengganggu fokus anak. Untuk anak yang malas belajar ketahui juga cara menghadapi anak malas belajar.

  1. Berikan latihan secara berulang dan konsisten.

Agar bisa berkonsentrasi dalam belajar, cara mendidik anak – anak hingga ia mampu harus sering dilatih agar ia terbiasa untuk menjadi fokus pada pelajarannya. Seperti belajar mewarnai dengan sempurna, harus dilakukan secara berulang dan konsisten.

  1. Memberikan suasana yang nyaman dan mendukung.

Tempat, suasana dan prasarana juga harus mendukung proses belajar anak untuk melatih dirinya agar bisa berkonsentrasi terhadap sesuatu. Ruangan yang bersih dan nyaman bisa membuat anak lebih betah dan semangat untuk belajar maupun mengerjakan tugas.

  1. Metode belajar sambil bermain.

Anak-anak umur 5 tahun memiliki karakter yang hampir sama, yakni mudah bosan dan selalu ingin bermain. Maka dari itu cara yang tepat untuk melatih konsentrasi anak adalah memasukkan metode bermain dalam belajar. Hal ini bisa mendorong anak untuk lebih berkonsentrasi dalam belajar karena belajar sambil menarik itu sangat menarik bagi mereka.

  1. Posisi anak saat belajar juga harus diperhatikan.

Meski hal ini terdengar sepele namun hal ini cukup memberikan dampak bagi si anak dalam berkonsentrasi. Misalnya, anak yang belajar dengan kepala rebah akan membuat ia menjadi mengantuk dan kehilangan fokus atau anak yang posisi punggungnya tidak tegak selama belajar akan membuat ia cepat lelah dan kurang nyaman yang pada akhirnya akan membuat anak mengeluh dan hilang konsentrasi. Jadi hal-hal kecil dan sepele pun bisa mempengaruhi konsentrasi anak.


  1. Berikan mainan yang bisa mengasah konsentrasi anak.

Banyak mainan yang bisa melatih konsentrasi anak, mainan pasel misalnya. Si anak akan bisa belajar membedakan pola, berimajinasi dan belajar fokus untuk merangkai mainannya. Mainan sejenis ini bagus untuk mengasah otak anak dan jauhkan anak dari game yang terdapat dalam gadget karena bisa merusak anak.

  1. Jangan terlalu memaksakan.

Cara mendidik anak yang baik dalam melatih anak usia 5 tahun untuk bisa fokus terhadap sesuatu yang dikerjakannya harus secara bertahap, konsisten, dan dilakukan secara berulang. Terlalu memaksakan anak dalam belajar juga tidak baik karena ada batasan kemampuan anak untuk bisa menyerap pelajaran yang diterimanya. Jadi sesuaikanlah dengan kapasitas kemampuan anak dengan pelajaran yang diberikan.

  1. Tidak melatih dengan keras.

Cara mendidik anak usia 5 tahun juga tidak boleh dengan keras dan jangan terlalu menuntut anak untuk bisa mengikuti apa yang kita mau. Kita harus tahu karakteristik anak usia dini dalam belajar dan mengikuti alurnya agar anak bisa menyerap dan menerima dengan baik.

  1. Hadiah sebagai motivasi belajar anak.

Anak-anak sangat senang jika mendapatkan hadiah. Kita bisa memberikan hadiah kepada anak yang berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik. Dengan begitu anak akan bersemangat dan berusaha untuk fokus dalam mengerjakan tugasnya demi mendapatkan hadiah yang diinginkannya. Dan dengan ini semangat anak akan terpacu dengan baik untuk belajar.

Demikianlah cara-cara yang bisa digunakan untuk melatih konsentrasi anak usia 5 tahun dalam proses belajar. Ketahui juga cara mengatasi anak nakal yang tidak mau nurut dengan perintah orang tua. Sebagai orang tua ada baiknya untuk mengetahui tips agar tidak mudah marah pada anak paling efektif.

 

 

, ,
Oleh :
Kategori : Anak Anak