8 Cara Menghadapi Suami Pembohong dan Tertutup

Cara menghadapi suami pembohong adalah dengan cara menjadi sosok terbuka lebih dahulu sebelum melakukan peneguran. Jika kita mengalami untuk dibohongi oleh suami sebaiknya kita harus berkaca terlebih dahulu apakah kita pernah berbohong kepada suami. Hal ini sangat penting karena keharmonisan sebuah keluarga salah satunya dibangun dengan kejujuran dan ketebukaan. Cara menghadapi suami egois juga dapat diterapkan.

ads

1. Intropeksi Diri

Cara menghadapi suami pembohong adalah dengan intropeksi diri. Jika kita merasa sakit hati untuk dibohongi maka sebaiknya kita juga jangan melakukan hal tersebut terhadap orang lain. Hal ini menentukkan aksi reaksi. Kita sebaiknya bekerja sama untuk menjaga keterbukaan antar pasangan. Jika kita telah merasa terbuka pada pasangan namun pasangan  selalu tertutup hal ini harus berlanjut ke cara menghilangkan rasa curiga terhadap suami.  

2. Menegur dengan Baik

Cara menghadapi suami pembohong adalah dengan menegur secara baik. Lakukanlah dengan sopan tanpa membuat harga diri dari suami jatuh. Istri dapat berakting sambil bercanda dan lain – lain. Jika menegur dengan baik tidak dapat merubah, maka dapat dilakukan dengan menegur melalui pembicaraan yang serius jika menunjukkan ciri ciri suami selingkuh di dunia maya.

3. Menyelidiki Sikap Suami

Cara menghadapi suami pembohong adalah dengan menyelidiki sikap suami. Hal ini harus dianalisa dengan baik mengapa suami dapat melakukan pembohongan dengan berulang. Hal ini tentu ketika sudah tidak dapat ditolelir. Lakukan dengan hati – hati tanpa suami merasa diintimidasi. Istri juga harus pandai dalam mengendalikan emosi. Istri harus selalu percaya kepada suami. Kita tidak pernah tahu jika ada alasan baik mengapa suami berbohong dan melakukan cara baikan dengan suami setelah bertengkar. 

4. Mengumpulkan Bukti Kebohongan

Cara menghadapi suami pembohong adalah dengan dengan mengunpulkan bukti. Hal ini akan menjadi alasan kuat yang dapat menjadi bahan pembicaraan dengan suami. Suami juga tidak akan memiliki alasan untuk ngeles atau mengelak. Istri harus bicara dengan baik – baik serta melakukan dengan hati – hati jika menunjukkan ciri ciri suami selingkuh jarak jauh. 

5. Bicara Baik – Baik

Cara menghadapi suami pembohong dengan bicara secara baik. Jika suami masih saja mengelak, istri dapat berbicara dengan jujur bahwa selama ini telah mengetahui segala kebohongan suami. Ini menjadi jalan agar suami dapat lebih bersikap terbuka kembali. Suasana pembicaraan sebaiknya harus dirancang dengan baik agar terjalin kenyamanan antar pasangan. Hal ini sangan diperlukan agar suami tidak malu untuk mengakui segala kebohongannya.

6. Mengadu Pada Mertua

Cara menghadapi suami pembohong adalah dengan mengadu pada mertua. Jika suami sudah tidak mampu dikendalikan oleh istri maka orang yang dapat mengendalikan suami adalah mertua. Hal ini dapat menjadi jalan alternatif untuk orang tua menasehati anaknya. Lakukan dengan langkah yang baik sehingga suami tidak merasa memiliki istri yang pengadu. Lakukan hal ini jika istri sudah tidak lagi mampu untuk menyelesaikan masalah dengan sendiri.

7. Menjebak Suami

Cara menghadapi suami pembohong adalah dengan menjebak suami. Cara ini memang sebenarnya tidka dianjurkan. Hal yang akan terjadi memungkinkan untuk memperkeruh keadaan dan memperburuk hubungan. Harga diri suami yang dilukai juga tidak akan mampu untuk diterima. Sebagai seorang istri harus mengerti bagaimana posisi seorang pemimpin. Meski suami tidak memperlakukan kita dengan baik. Kita sebagai istri harus tetap berniat ibadah berbuat baik kepada suami.

8. Tindakan Memaafkan dan Keputusan Berikutnya

Cara menghadapi suami pembohong adalah dengan membuat keputusan untuk memaafkan kemudian memutuskan tindakan berikutnya. Hal ini penting karena sebuah hubungan yang tidak dibangun dengan keterbukaan hanya akan membuat hubungan ini semakin rumit dan pada akhirnya saling menyakiti. Hal ini tentu tidak baik bagi perkembangan jiwa apalai sudah dikaruniai anak. Masalah ini dapat dikonsultasikan dengan mertua terlebih dahulu sebelum ke orang tua sendiri.

 

, ,
Oleh :
Kategori : Keluarga